Persija Nantikan Rampungnya Pembangunan Stadion JIS

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 14 Jul 2021 18:05 WIB
Pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) terus berlangsung. Proses pengangkatan rangka atap JIS yang memiliki berat 3.900 ton pun berlangsung hari ini.
Jakarta International Stadium sangat dinantikan oleh Persija Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Persija Jakarta menantikan rampungnya pembangunan Jakarta International Stadium (JIS). Stadion masa depan Macan Kemayoran kini sudah mencapai 60 persen lebih.

Sejak dibangun mulai akhir tahun 2019, stadion yang sudah diwacanakan sejak lama kini sudah mulai terlihat bentuknya. Targetnya, stadion yang akan berkapasitas 82 ribu penonton itu bisa rampung akhir tahun ini.

Persija sudah lama sekali menantikan kandang baru yang bisa menggantikan Stadion Lebak Bulus. Sejak stadion itu digusur, Persija praktis kerap kesusahan main di Jakarta karena Stadion Utama Gelora Bung Karno tak khusus diperuntukkan buat sepakbola.

Macan Kemayoran sudah dijanjikan stadion baru sejak era Gubernur Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama, dan kini Anies Baswedan. Mendengar kabar baik pembangunan Stadion JIS yang mendekati rampung pun disambut dengan suka cita.

"Semoga keberadaan stadion ini dapat membuat sepak bola Jakarta semakin maju dan berkembang. Persija dan Jakarta harus menjadi barometer sepak bola di Indonesia," kata Presiden Persija Mohamad Prapanca dalam rilis klub.

"Setelah sekian lama stadion ini hanya sebatas angan-angan, akhirnya kota Jakarta kini akan memiliki stadion bertaraf internasional. Kami semua tidak sabar menjajal JIS dengan segala fasilitas yang ada," ujarnya menambahkan.

Banyak fasilitas kelas 1 yang nantinya tersaji di Stadion JIS. Misalnya 2 lapangan latihan pendamping, rumput hybrid (gabungan rumput sintetis dan rumput alami), hingga penerapan teknologi retractable roof (atap buka-tutup).

Di stadion-stadion Eropa, penggunaan rumput hybrid sendiri sudah menjadi tren. Karena campuran rumput sintetis dan alami diklaim mampu tahan lebih lama sehingga hemat biaya perawatan.

Kapasitasnya yang mencapai 82 ribu juga akan membuat JIS menjadi yang terbesar di Indonesia. Sebagai catatan, SUGBK kini 'cuma' mampu menampung maksimal 75 ribu penonton.

"Tentu kerja sama dengan pemerintah daerah DKI Jakarta, dalam hal sinkronisasi program dan dukungan. Karena sampai kapan pun, Persija adalah representasi kota Jakarta," tutur Prapanca.

(cas/krs)