(a2s/)
Digoyang Isu Munaslub Ketum PSSI Tenang
- detikSepakbola
Jakarta - Mencuatnya kembali suara pengda yang menginginkan digulirkannya munaslub tidak membuat panik Ketua Umum PSSI Nurdin Halid yang saat ini masih mendekam di Rutan Salemba. Diungkapkan sebuah sumber, Nurdin menanggapi wacana munaslub tersebut dengan tenang. Ia tetap berpendapat baha tidak ada ketentuan dalam Pedoman Dasar yang secara transparan menyebutkan keharusan ketua umum mengundurkan diri dari jabatannya kendati sudah jadi terpidana."Pak Nurdin juga mengingatkan bahwa dia masih menempuh upaya Peninjauan Kembali (PK) terhadap putusan penolakan kasasi Mahkamah Agung tersebut," kata sumber yang dekat dengan Nurdin tersebut.Seperti diberitakan sebelumnya, enam pengurus daerah (pengda) mencoba menghidupkan lagi isu munaslub sehubungan dengan ditolaknya permohonan kasasi Nurdin oleh Mahkamah Agung (MA), terkait vonis bersalah yang bersangkutan pada kasus impor beras illegal, dalam kapasitasnya sebagai mantan ketua umum Induk Koperasi Unit Desa (Inkud), di mana Nurdin dijatuhi hukuman penjara 2,5 tahun oleh PN Jakarta Utara.Sementara itu Ketua Bidang Pembinaan PSSI Subardi yang dimintai pendapatnya menjelaskan, adalah kebebasan setiap anggota melontarkan wacana munaslub karena merupakan hak asasi sebagai masyarakat yang peduli sepakbola. Ia menegaskan, munaslub bisa saja terselenggara dengan catatan harus sesuai konstitusi, yakni memenuhi persyaratan administatif dan kriteria. "Persyaratan administrasi, Munaslub harus didukung oleh dua pertiga dari pengda dan dua pertiga dari anggota, itu saja," jelas Subardi yang juga anggota DPD asal Yogyakarta itu kepada wartawan di sekretariat PSSI di Senayan, Jakarta, Jumat (24/3/2006).Saat diberitahu ada enam pengda yang tengah merintis munaslub yang ditargetkan digelar bulan Juni atau Juli nanti, Subardi kembali mengatakan bahwa semuanya berpulang pada pemenuhan persyaratan administrasi tadi.Namun ia sedikit bertanya dengan usaha pengda-pengda itu yang sangat yakin bisa menggelar munaslub dalam waktu dekat ini. Pasalnya, wacana munaslub itu sudah dilontarkan sejak dua tahun silam, khususnya semenjak Nurdin ditetapkan sebagai tersangka berbagai kasus korupsi, namun hingga kini tak pernah bisa terlaksana."Lho, yang dua tahun saja sampai sekarang masih belum bisa jebol, bagaimana tiba-tiba sekarang yakin Munaslub bisa dibuat bulan Juni atau Juli? Apa dalam dua bulan bisa mengakomodasi dua pertiga pengda dan dua pertiga anggota?" tandas Subardi.Foto: Ketua Umum PSSI Nurdin Halid saat menjalani persidangan kasus korupsi dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Inkud. (Detiksport/ Dikhy Sasra)
(a2s/)
(a2s/)










































