PT LIB Tegaskan Liga 1 Siap Mulai, Sebut-sebut Herd Immunity

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 03 Agu 2021 18:35 WIB
PT Liga Indonesia Baru
Foto: detikcom/Muhammad Robbani
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberi penegasan kesiapan untuk digelarnya Liga 1 2021 pada bulan ini, dengan kondisi herd immunity turut disebut-sebut.

Pada hari Selasa (3/8/2021) ini PSSI mengumumkan Liga 1 bakal kick off mulai 20 Agustus mendatang. Tanggal itu sebelumnya memang sudah diajukan PT LIB usai pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ke akhir Juli lalu.

Hal itu pun disambut PT LIB yang menegaskan kesiapan menjalankan kompetisi dengan aman, di tengah situasi pandemi COVID-19. Apalagi disebutkan bahwa mayoritas pemain Liga 1 memang sudah divaksin sebagaimana dilakukan sebelum Piala Menpora 2021, sementara beberapa klub Liga 2 menggelar vaksinasi mandiri.

"Untuk klub Liga 2 juga sebagian besar sudah melakukan vaksinasi. Tentu ini hal yang baik menuju kick-off Liga 1 dan 2," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukia dalam rilisnya.

"Karena kami ikut membantu tercapainya program herd immunity di komunitas kami sendiri (football family). Yang pasti mereka yang mengikuti kompetisi harus divaksin semua," ujarnya menegaskan.

Sebagai informasi, herd immunity merupakan kekebalan kelompok terhadap suatu penyakit menular. Tahap herd immunity bisa dicapai jika 70-90 persen di antaranya kebal terhadap penyakit menular, yang salah satu sebab kekebalan itu bisa terjadi jika sudah menjalani vaksinasi.

Dengan landasan herd immunity, PT LIB yakin kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa dijauhkan dari masalah penyebaran COVID-19. Setidaknya, penularan virus corona di lingkungan football family bisa diminimalisir karena para pelakunya mayoritas sudah menjalani vaksinasi.

Lukita melanjutkan, ia juga yakin penyelenggaraan kompetisi juga bisa menjadi hiburan buat masyarakat di masa sulit. Sepakbola diharapkan bisa mengurangi beban dalam situasi COVID-19 ini.

Berkaca dari Piala Menpora, gelaran sepakbola menjadi pelepas dahaga para pecinta si kulit bundar tanah air setelah kompetisi lama absen. Sudah 500 hari lebih Indonesia tanpa kompetisi sejak dihentikannya Liga 1 dan Liga pada pertengahan Mei 2020.

"Dengan adanya kompetisi Liga Indonesia kami berharap menaikkan imun orang-orang di Indonesia. Apalagi kami akan menjalankan kompetisi dengan protokol kesehatan ketat dan tanpa adanya penonton yang hadir di stadion," ujar Lukita.

(krs/ran)