Bali United vs Persik Jadi Laga Pembuka Liga 1 2021/2022

Adhi Prasetya - Sepakbola
Selasa, 24 Agu 2021 09:30 WIB
Logo Liga 1
Liga 1 2021/2022 sudah mendapat izin penyelenggaraan. Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru (LIB) telah mengumumkan jadwal BRI Liga 1 2021/2022. Duel Bali United vs Persik Kediri didaulat menjadi laga pembuka.

Pelaksanaan Liga 1 akhirnya mendapat lampu hijau dari Kemenpora, Kemenkes, Polri, dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Tiga pertandingan awal akan menjadi tes uji coba pelaksanaan protokol kesehatan, untuk kemudian dievaluasi lagi.

PT LIB pun akhirnya merilis jadwal pertandingan khusus untuk tiga laga tersebut. Laga pembuka antara Bali United vs Persik digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat (27/8) pukul 19.00 WIB.

Bali United terus bersiap kendati Piala AFC 2021 belum jelas.Bali United akan tampil di laga pembuka Liga 1 musim ini. Foto: dok.Bali United

"Pertimbangan laga tersebut karena Bali United berstatus jawara musim 2019 lalu, sedangkan Persik berstatus tim promosi yang menyandang gelar juara Liga 2 pada musim yang sama," ujar Direktur operasional PT LIB Sudjarno, Selasa (24/8) dalam rilis yang diterima detikSport.

Laga kedua akan digelar Sabtu (28/8) di Stadion Pakansari, Bogor dengan mempertemukan Persipura Jayapura vs Persita Tangerang. Sedangkan laga ketiga adalah Bhayangkara FC vs Persiraja Banda Aceh yang dihelat di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (29/8). Dua laga tersebut juga kick-off pukul 19.00 WIB.

Sudjarno menjelaskan mengapa pihaknya baru merilis jadwal untuk tiga laga lebih dulu. Itu dilakukan agar PT LIB bisa memenuhi arahan dari pemerintah yang fokus pada program pemulihan kondisi dari pandemi COVID-19.

"Pemerintah akan memberikan assessment pada tiga pertandingan awal dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat dan menerapkan aplikasi PeduliLindungi di semua akomodasi dan venue pertandingan. Kami akan taat dan mematuhinya," terang Sudjarno.

PT LIB pun meminta dukungan dari masyarakat di seluruh Indonesia. Pelaksanaan Liga 1 tak akan sukses jika tak ada peran serta dari suporter yang turut membantu pelaksanaan protokol kesehatan.

"Kami memohon kepada semua pencinta sepak bola nasional, cukup mendukung dari rumah saja. Tidak berkerumun dan tidak melakukan nonton bareng," pungkasnya.

(adp/yna)