PeduliLindungi, Aplikasi Pemerintah buat Pantau Prokes di Liga 1 2021

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 24 Agu 2021 14:40 WIB
Logo Liga 1 2019
PeduliLindungi, Aplikasi Pemerintah buat Pantau Prokes di Liga 1 2021 (Foto: Rifkianto Nugroho/detikSport)
Jakarta -

Aplikasi buatan pemerintah PeduliLindungi wajib dimiliki semua peserta Liga 1 2021. Mulai dari pelatih, pemain, sampai anggota tim akan dipantau kondisi kesehatannya.

Sebagaimana ketetapan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), semua peserta wajib sudah menjalani vaksinasi COVID-19 sebanyak dua dosis. Tak ada toleransi buat mereka yang baru satu dosis vaksin apalagi yang belum sama sekali.

Sebenarnya kewajiban vaksinasi sudah diterapkan di Piala Menpora 2021. Kebetulan, pihak penyelenggara juga menyediakan vaksinasi buat para peserta turnamen pramusim tersebut.

Hanya saja, belum semua peserta mendapat 2 dosis vaksin pada penyelenggaraan Piala Menpora. Saat itu vaksinasi dilakukan sembari Piala Menpora berjalan, sehingga beberapa klub sudah pulang duluan ketika tersingkir. Akibatnya, beberapa pemain atau anggota tim baru menjalani satu kali vaksinasi.

Nah di aplikasi PeduliLindungi, data-data yang berhubungan dengan riwayat vaksinasi tercatat di sana. Akan sangat mudah untuk mencari tahu siapa saja yang sudah atau belum vaksinasi dari aplikasi tersebut.

Munculnya PeduliLindungi sebagai syarat wajib peserta Liga 1 muncul setelah PT LIB menggelar manager's meeting pada, Jumat (20/8/2021). Sebelum agenda itu, PT LIB sempat bertemu dengan Koordinator PPKM Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kemarin juga salah satu pembahasannya itu (PeduliLindungi), sebenarnya itu juga sudah dibahas sebelum-sebelumnya," kata Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita kepada wartawan.

"PSSI dan Kemenkes juga pernah membahas. Jadinya kalau itu sudah divaksin ada datanya dan mudah-mudahan bisa diadopsi ke peduli lindungi dengan passport atau apa nanti," ujarnya menambahkan.

Yang menjadi tantangan adalah keberadaan pelatih atau pemain asing. Beberapa dari mereka lebih memilih menjalani vaksinasi dari negara asalnya masing-masing.

Dengan begitu, data vaksinasi mereka tak terintegrasi dengan PeduliLindungi. Khusus untuk orang asing, PT LIB untuk sementara akan mendata secara manual.

"Iya nanti akan kami minta datanya, mereka pakai vaksin apa, misalnya Pfizer atau apa itu pasti ada catatannya kan lebih bagus lengkap jadi biar kami masukkan ke sistem," tutur Lukita soal vaksinasi orang asing di Liga 1.

"Saya belum cek semua datanya, tapi yang jelas semua yang main di Piala Menpora sudah divaksin semua. Tetapi saya belum tahu daftar pemain yang baru masuk di pertandingan pertama nanti," ucapnya.

(aff/cas)