Bos Persib Angkat Bicara soal Viral Jabatan 'Aneh' Pelatih Kiper

ADVERTISEMENT

Bos Persib Angkat Bicara soal Viral Jabatan 'Aneh' Pelatih Kiper

Yudha Maulana - Sepakbola
Rabu, 08 Sep 2021 22:00 WIB
Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Teddy Tjahjono
Direktur Persib Teddy Tjahjono.(Foto: Amalia Dwi Septi/detikSport)
Bandung -

Adanya jabatan 'aneh' pelatih kiper dalam daftar susunan pemain (DSP) BRI Liga 1 2021 viral jadi bahasan netizen. Persib Bandung, yang ikut jadi sorotan, memberi penjelasan.

Dalam laga Persib kontra Barito Putera akhir pekan lalu, pelatih kiper Persib Luizinho Fernando Silva Passos disertakan dalam DSP sebagai video technical analysis.

"Saya cerita kronologisnya dulu," ujar Direktur Persib Teddy Tjahjono dalam juma pers virtual, Rabu (8/9/2021).

"Passos di Indonesia kan sudah lima tahun dan selama ini secara sertifikat kepelatihan selalu di-approve dan tidak jadi masalah, ada regulasi baru dari AFC yang menyatakan pelatih kiper harus level 1 AFC."

Teddy mengatakan, pemberitahuan dari AFC itu sangat mendadak dan mepet dengan jadwal kompetisi. Di samping itu, pada tahun 2020 pun tidak ada kursus kepelatihan sama sekali yang digelar AFC karena pandemi.

"Sekarang bagaimana klub-klub di Indonesia yang sudah mengontrak pelatih, tanpa pemberitahuan apapun harus ke level 1 ? ya tidak bisa dalam dua hari harus ganti pelatih, itu kan komunikasinya dengan AFC seperti apa tahun lalu," tutur Teddy.

Setidaknya, ujar Teddy, klub-klub idealnya diberi tenggat waktu jauh-jauh hari sebelum kompetisi sehingga kriteria itu bisa dipenuhi.

"Jadi latar belakang yang harus diketahui tidak ujug-ujug seperti itu, tidak bisa menyalahkan klub, persyaratan itu muncul saat AFC lincencing dilaukan, memang kursus itu harus diberikan dari AFC, tapi selama pandemi AFC tidak bisa memberikan kursus, bagaiamana peserta bisa mendapatkan sertifikasi kalau kursusnya enggak ada ?," kata Teddy.

Kendati begitu, kata Teddy, Passos juga memang dilibatkan dalam tim analisis pertandingan. Sehingga jabatan yang diberikan pun tak terlalu mengada-ngada. Solusi lainnya yang ditawarkan Persib Bandung, menggunakan jasa Gatot Prasetyo sebagai pelatih kiper.

"Passos juga mumpuni dalam menganalisa pertandingan, makanya dia dikasih jabatan sebagai analisis teknis," pungkas Teddy.

Selain Passos, jabatan 'aneh' lain dalam DSP yang viral ini adalah pelatih kiper Persipura Fison Merauje yang ditulis dengan jabatan 'kitman', atau petugas yang bertanggung jawab memenuhi perlengkapan tim baik saat berlatih atau bertanding. Lalu pelatih kiper Bali United Marcelo Da Silva Pires dan pelatih kiper Arema FC Felipe Americo, yang ditulis sebagai penerjemah.

(yum/krs)

ADVERTISEMENT