PON Papua Akan Lahirkan Talenta Sepakbola Indonesia

Randy Prasatya - Sepakbola
Sabtu, 02 Okt 2021 03:32 WIB
PON Papua
Menko PMK hadiri laga sepakbola di PON Papua. (Foto: Dok. Kementerian PMK)
Jayapura -

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyaksikan laga fase penyisihan grup sepakbola putra PON XX Papua antara Jawa Tengah (Jateng) dan Jawa Timur (Jatim), di Stadion Mahachandra, Universitas Cendrawasih, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (1/10).

Derby Pulau Jawa yang bersaing dalam Grup B itu berlangsung cukup alot di babak pertama. Namun, di babak kedua, jalannya pertandingan berubah lebih menarik. Tim Jatim lebih mendominasi serangan usai kapten tim Jateng, Sidang Iskus Hardianto mendapat kartu kuning kedua.

Hasil akhir, Jatim memetik kemenangan telak 3-0 atas Jateng. Tiga gol Jatim dicetak oleh Dian Sasongko menit ke-73, kemudian menit ke-75 pemain Jateng melakukan gol bunuh diri, dan kemenangan Jatim ditutup dengan gol Rezky Renaldy El Has di menit ke-84.

Usai pertandingan, Menko PMK Muhadjir Effendy menyebut pertandingan sepakbola dalam ajang PON XX ini telah berlangsung dengan sangat baik. Menurutnya, kualitas permainan setiap tim telah mengalami peningkatan yang sangat baik.

"Saya lihat permainannya sudah sangat meningkat dibanding sebelum-sebelumnya. Taktiknya lebih bagus. Ini mudah-mudahan pertanda bagus untuk persepakbolaan nasional kita," katanya dalam keterangan pers.

Menko PMK juga menilai pertandingan sepakbola di PON XX ini merupakan ajang unjuk gigi talenta muda berbakat, khususnya pemain Jatim dan Jateng. Seusai PON XX pun akan banyak pemain yang menjadi bintang masa depan sepakbola Indonesia.

"Karena Jawa Tengah dan Jawa Timur itu gudang pemain. Sehingga Jawa Tengah dan jawa timur ini bisa menaikan (kualitas) permainannya. Saya kira kita akan banyak sekali talenta-talenta muda persepakbolaan nasional," ucapnya.

Muhadjir mengapresiasi pelaksanaan protokol kesehatan di Stadion Mahachandra Jayapura yang sudah sangat baik. Dia menerangkan, sebelum masuk ke stadion, pihak panitia telah melakukan screening seperti mengecek suhu tubuh dan mengecek sertifikat vaksin.

Tetapi, dia berpesan kepada para supporter untuk lebih memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker dengan baik, dan menjaga jarak aman.

"Saya minta supaya diperhatikan betul protokol kesehatan memakai masker menjaga jarak. Sebetulnya tadi sudah diingatkan panitia, tapi saking semangatnya ya mereka banyak yang tidak disiplin menjaga jarak. Tapi kan sebelum masuk mereka sudah discreening, paling tidak sudah divaksin juga," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Muhadjir didampingi Deputi Bidang Koordinasi Revolusi Mental, Pemajuan Budaya, dan Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenko PMK Didik Suhardi, dan Kepala LPMP Provinsi Papua Adrian Howay.

Turut hadir pula menemani Menko PMK di menit-menit akhir pertandingan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Meskipun tim yang didukungnya kalah, Gubernur Ganjar mengaku tidak kecewa.

"Yang penting semangat, namanya pertandingan kok. Setidaknya kalau belum bisa menang ada satu catatan mana yang kurang sehingga bisa diperbaiki dalam latihan," cetusnya.



Simak Video "Berkah PON XX, Potensi Pariwisata Papua Kini Mulai Terpetakan"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/mrp)