Bobotoh Minta Robert Out dari Persib, Begini Jawaban Manajemen

Yudha Maulana - Sepakbola
Senin, 11 Okt 2021 13:08 WIB
Robert Rene Alberts
Foto: (dok Persib Bandung)
Bandung -

Komisaris PT Persib Bandung Kuswara S Taryono meminta agar bobotoh memberi kesempatan kepada Robert Alberts untuk menjadi juru taktik Persib. Pernyataan itu menanggapi petisi yang dibuat oleh lima kelompok suporter, yang isinya meminta Robert untuk hengkang dari Persib.

"Pada dasarnya agar diberi kesempatan dulu. Karena masih dalam proses, masih panjang dan perlu konsentrasi tim ini untuk menghadapi series kedua, tentunya dengan pertimbangan terukur," ujar Kuswardoyo di Graha Persib, Kota Bandung, Selasa (11/10/2021).

Robert sendiri dikontrak secara jangka panjang oleh Persib hingga 2025. Meski telah meminta maaf atas performa Persib, namun ia mengatakan sebenarnya Persib masih berada di klasemen papan atas.

"Kalau kaitannya pelatih memang ini kan juga ada kontrak yang memang sebelumnya sudah ditandatangani Persib dengan pelatih. Dan harapan kami ke depan, tentunya sama dengan apa yang diinginkan Bobotoh," katanya.

"Di series kedua dan selanjutnya mohon doanya saja Persib bisa meraih kemenangan di setiap pertandingan, dalam arti meraih poin penuh. Tentunya kami berharap, siapa sih yang ga ingin Persib ini juara. Ini barangkali poin-poin yang perlu kami sampaikan," ucap Kuswara melanjutkan.

Sebelumnya, ratusan Bobotoh menggeruduk Kantor Persib di Jalan Sulanjana Kota Bandung pada Minggu (10/10/2021). Mereka menuangkan tuntutannya dalam petisi yang berisi sejumlah poin, mulai dari meminta manajemen meminta maaf atas performa Persib yang melempem, meminta Robert agar ditendang dari tim hingga mengganti hashtag #menangbersama menjadi #persibjuara di media sosial.

"Tim ini masih perlu konsentrasi menjelang series kedua berlangsung. Tentunya nanti juga kami akan melakukan evaluasi dari series kedua ini. Itu yang menjadi salah satu poin pentingnya. Bobotoh mengusulkan, kami tahu, tapi kan kami harus berpikir, mempertimbangkan secara menyeluruh dan komprehensif. Jadi ada catatan," pungkas Kuswara.

(yum/krs)