PSMS Ancam Boikot Pertandingan

PSMS Ancam Boikot Pertandingan

- Sepakbola
Selasa, 18 Apr 2006 18:36 WIB
PSMS Ancam Boikot Pertandingan
Yogyakarta - Aksi penyerangan yang dilakukan oknum Brajamusti Selasa (18/4/2006) sore membuat kubu PSMS Medan sedikit khawatir. Tim asal Sumatera Utara ini pun mengancam akan memboikot pertandingan besok.Pihak PSMS memang menjadi korban keganasan oknum Brajamusti. Gelandang Bona Simanjuntak menjadi korban paling parah dengan luka memar di kepalanya, sementara Mahyadi Panggabean lebih beruntung karena "hanya" menerima ludah.Hal ini sangat disayangkan oleh kubu PSMS. Jaminan keamanan yang harusnya menjadi hak PSMS tidak dipenuhi oleh tim tuan rumah. Alhasil beberapa suporter melakukan aksi anarkis yang dinilai kubu PSMS sangat merugikan PSIM."Insiden ini sangat tidak baik. Mereka boleh saja mengganggu lewat suara, tapi kalo menggangu lewat tindakan sudah lain jadinya," ungkap pelatih M Khaidir.Hal yang sama juga diungkapkan Asisten Manajer PSMS Randiman Tarigan. "Saya sungguh kecewa dengan insiden ini. Harusnya mereka bertindak ksatria, nggak harus seperti ini," tutur Randiman dengan nada kecewa.Ia juga menyayangkan sikap pihak penyelenggara pertandingan karena tidak memberi jaminan kepada kubu PSMS saat latihan sore tadi. "Saya tidak melihat ada satu pihak keamanan di lapangan. Makanya suporter PSIM bisa masuk ke lapangan," ujarnya lagi.Tak ayal bentuk kekecewaan ini membuat pihak PSMS berencana melakukan protes ke BLI. Bahkan rencana paling ekstrim sudah dipersiapkan."Besok bisa saja kami tidak akan bermain, namun hal itu tidak akan terjadi jika tuan rumah menjamin keamanan kami. Nanti di technical meeting akan kami bahas bersama tim PSIM. Insiden ini akan kami adukan secara resmi ke BLI (Badan Liga Indonesia). Visum dari Bona juga akan kami ikut sertakan," tambahnya.Menjadi pukulan tersendiri tentunya bagi kubu PSIM. Pasalnya jika PSSI atau BLI menseriusi masalah ini, maka ancaman denda maupun sanksi kembali membayangi "Laskar Mataram'. (ian/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads