Komdis PSSI Rilis Hasil Sidang, Liga 2 Paling Banyak Melanggar Aturan

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 20 Okt 2021 21:50 WIB
Logo Liga 2
Liga 2 tercatat punya pelanggaran disiplin terbanyak sepanjang musim 2021. (Foto: -)
Jakarta -

Komisi Disiplin PSSI baru saja merilis hasil sidang pelanggaran di kompetisi sepakbola musim 2021. Pelanggaran paling banyak terjadi di Liga 2 dengan jumlah 14 kasus.

Ada empat jenis pelanggaran yang dilakukan para pelaku Liga 2. Rinciannya; mendiskreditkan keputusan PSSI, melanggar fair play, lima kartu kuning dalam satu laga, hingga keterlambatan kick off.

Melanggar asas fair play menjadi salah satu kasus paling banyak dilakukan. Dari cemoohan kata-kata kasar ke perangkat pertandingan, kontak fisik hingga menepak tangan wasit, menyikut lawan, hingga terjadinya kartu merah langsung.

Paling mendapat sorotan adalah Heri Setiawan dari PSG Pati yang menepak tangan wasit. Saat itu timnya jumpa Persijap Jepara pada matchday ketiga Grup B Liga 2 2021, 11 Oktober.

Pada laga yang sama juga ada sikutan dari Nurhidayat Haji Haris terhadap pemain Persijap. Baik Heri Setiawan dan Nurhidayat pun dijatuhi sanksi dari Komdis PSSI.

Sementara cemoohan kepada perangkat pertandingan dilakukan oleh Talaohu Abdul Musafri. Pemain Badak Lampung itu mengucapkan kata-kata tak pantas.

"Ada lagi kasus rasis yang bilang, 'anj*ng kamu' kepada wasit. Ini hukumannya cukup berat. Ini pemain lampung enam laga tak boleh main, dan denda," kata Ketua Komdis PSSI Erwin L. Tobing saat memberikan keterangan pers, Rabu (20/10/2021).

Selain itu, klub-klub Liga 2 juga banyak yang sering terlambat menggelar kick off dari waktu yang sudah ditentukan. Jumlahnya mencapai tujuh pertandingan.

"Yang paling menonjol tidak disiplin mengatur waktu kick-off, terlambat. Ini sudah disepakati semua klub tak boleh telat, tapi masih telat," ujar Erwin.

Sementara itu, Liga 1 punya kasus pelanggaran yang lebih sedikit dari Liga 2. Ada 12 kasus di Liga 1 yang divonis bersalah oleh Komdis PSSI.

Jenis-jenisnya berupa pelanggaran fair play, terlambat kick off, 5 kartu kuning dalam satu pertandingan, hingga tamu VIP masuk ke ruang ganti pemain.

"Sejak dimulainya Liga 1, ada 12 kasus berupa tingkah buruk pemain langsung kartu merah. Lalu ada tingkah buruk tim yakni keterlambatan kick-off sebanyak 5 kasus, ada lagi tingkah buruk tim dapat lima kartu kuning dalam satu pertandingan," ucap Erwin.



Simak Video "Respons Ketua Asprov PSSI Jateng yang Disanksi soal Sertifikat Wasit"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/raw)