ADVERTISEMENT

Badai Cedera di PSS, Giliran Saddam & Kojic Masuk Ruang Perawatan

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Jumat, 05 Nov 2021 00:15 WIB
Pesepak bola PS Sleman Saddam Emiruddin Gaffar (kiri) melakukan selebrasi usai mecetak gol ke gawang Persib Bandung saat pertandingan semifinal leg I Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/hendra Nurdiyansyah/aww.
Saddam (kiri) harus menepi karena cedera di lututnya. Foto: Antara Foto/Hendra Nurdiyansyah
Sleman -

PSS Sleman tengah diterpa badai cedera. Setelah kiper Ega Rizky, kini giliran Saddam Gaffar dan Nemanja Kojic yang harus menepi karena masalah serupa.

Hal ini diungkapkan oleh dokter PSS Elwizan Aminuddin. Saddam harus menjalani perawatan karena masalah di bagian luar lututnya, sedangkan Kojic mengalami ankle sprain atau terkilir. Khusus Kojic, cedera yang dialaminya lebih ringan, dan diperkirakan bisa pulih lebih cepat.

"Saddam Emiruddin Gaffar dari diagnosa sementara cedera pada Medial Collateral Ligament (MCL) Sprain sembari menunggu hasil MRI," kata dr. Amin kepada wartawan, Kamis (4/11/2021).

"(Sedangkan Kojic mengalami) nyeri ringan dan pembengkakan terjadi di sekitar pergelangan kaki. Kojic sudah menjalani recovery selama satu minggu. Lusa sudah bisa bergabung latihan bareng tim," jelasnya.

Absennya dua penyerang tersebut membuat PSS kerepotan, padahal mereka akan menghadapi Tira Persikabo di laga terakhir seri 2 BRI Liga 1 pada Minggu (7/11) mendatang. Kini Super Elja hanya memiliki Hokky Caraka sebagai ujung tombak murni.

Mengantisipasi badai cedera yang menerpa beberapa pemain PSS, dr. Amin pun memberikan program khusus di masa jeda seri 2 ke seri 3.

"Kami sudah membuat program latihan penguatan khusus termasuk menambah porsi dan beban untuk muscle di sekitar area injury. Kita juga berkolaborasi program dengan pelatih fisik, yaitu memulai secara bertahap dalam program peningkatan fisik pemain," jelas dr. Amin.

Kiprah PSS di BRI Liga 1 musim ini masih jauh dari kata memuaskan. Irfan Jaya dkk baru menang tiga kali dalam 10 laga, dan kini tercecer di peringkat 13 dengan mengemas 11 poin, unggul 3 poin saja dari Barito Putera yang berada di batas atas zona degradasi.

(adp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT