Madura United Terpuruk, Rahmad Darmawan Mundur Sebagai Pelatih

Muhammad Robbani - Sepakbola
Selasa, 09 Nov 2021 17:20 WIB
Rahmad Darmawan Latih PS Tira Persikabo

Pelatih kawakan Indonesia Rahmad Darmawan dipercaya oleh tim PS Tira Persikabo untuk menjadi juru taktik, Bogor, Jumat (3/5/2019). Grandyos Zafna/detikcom
Rahmad Darmawan (Foto: Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Kekalahan Madura United dari Persita Tangerang membuat Rahmad Darmawan memilih cabut. Sang pelatih angkat kaki karena tak bisa mengangkat performa tim.

Madura United kalah 1-2 dari Persita Tangerang pada pekan ke-11 BRI Liga 1 2021, Sabtu (6/11/2021). Hasil itu bikin Madura United terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Liga 1 2021.

Madura United cuma menang dua kali, lima kali imbang, dan kalah empat kali. Merasa bertanggung jawab atas keterpurukan tim, Rahmad Darmawan pun angkat kaki.

"Saya menginformasikan, terhitung tanggal 8 November 2021, saya bertemu Pak Achsanul Qosasi (Presiden Madura United). Dalam suasana baik dan bersepakat, kami mengakhiri hubungan kerja. Terima kasih atas support dan doanya selama ini," kata Rahmad Darmawan dalam pengumuman yang beredar di forum wartawan.

"Mohon maaf kepada suporter Madura United karena belum bisa memberikan hasil yang diinginkan. Semoga semakin sukses buat Madura United, serta semoga kita semua selalu diberi kesehatan," ujar eks pemain dan pelatih Persija Jakarta itu.

Uniknya, gol kemenangan Persita dicetak oleh Herwin Tri Saputra pada injury time yang membuat Rahmad Darmawan mundur dari Madura United. Herwin adalah mantan anak asuh Rahmad Darmawan saat mereka berdua masih membela Tira Persikabo pada 2019.

Menariknya lagi, Herwin kini tercatat sebagai menantu dari Rahmad Darmawan. Pemain berposisi bek itu menikahi Feby Darmawan, putri Rahmad Darmawan, pada Februari 2020.

Terlepas dari itu, mundurnya Rahmad Darmawan merupakan jalan terakhir yang bisa diambil klub. Kelompok suporter mereka sudah gerah dengan penampilan Madura United yang tak sesuai harapan.

Suporter Madura sudah tak bisa menahan kekecewaannya sehingga melancarkan aksi demonstrasi ke kantor klub. Tak lama setelah itu akhirnya Rahmad Darmawan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih.

(aff/mrp)