12 Wasit Liga 1 Kena Sanksi Komite Wasit PSSI

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 24 Nov 2021 16:37 WIB
Logo PSSI
Foto: Amalia Dwi Septi
Jakarta -

Komite Wasit PSSI telah memberi sanksi pengistirahatan kepada 12 wasit BRI Liga 1 2021. Ke-12 wasit itu diistirahatkan dulu terkait sorotan mengenai kesalahan-kesalahan wasit Liga 1 dan Liga 2.

Melalui pernyataan resminya pada 15 November, Komite Wasit awalnya menyebut ada enam laga yang diselidiki karena wasitnya dinilai salah mengambil keputusan. Yakni laga Persik Kediri menghadapi Bali United, Bhayangkara Vs Persiraja Banda Aceh, Persija Jakarta Vs Arema FC, PSBS Biak Vs Kalteng Putra, Rans Cilegon Vs Badak Lampung, hingga Borneo FC VS Persita Tangerang.

Beberapa laga di atas diduga diwarnai kesalahan wasit dalam mengambil keputusan yang bahkan sampai memengaruhi hasil pertandingan. Misalnya Rans Cilegon yang menang 1-0 karena penalti kontroversial. Ada juga Persija yang terpaksa kalah karena gol penyeimbangnya di ujung pertandingan tidak disahkan wasit. Padahal tak ada pelanggaran maupun offside yang membuat Persija harus berlapang dada golnya tidak disahkan saat jumpa Arema FC.

Persija sampai melaporkan wasit Oki Dwi Putra karena merasa dirugikan. Soal ini, tak ada pernyataan lanjutan dari Komite Wasit maupun PSSI tentang keputusan evaluasi wasit-wasit bermasalah.

"Di Liga 1 kami sudah menghukum wasit karena kesalahan teknis, kekhilafan, ketidakmampuan, ketidak-jelian. Bukan menghukum sih tapi mengistirahatkan," kata Ketua Komite Wasit Ahmad Riyadh kepada detikSport.

"Dari 180 pertandingan ini ada 12 wasit yang mendapat sanksi pengistirahatan 3 laga, 4 laga, ada juga yang 8 laga. Murni human error (bukan pengaturan skor), setiap pertandingan wasit selalu kami rapatkan," ujarnya menambahkan.

Sebelumnya PSSI, melalui Ketua Umum Mochamad Iriawan menyebut, bahwa identitas wasit yang kena sanksi tidak bisa dipublikasikan. Tapi Iriawan sudah memastikan telah ada wasit yang kena sanksi.

"Putusan soal wasit itu sudah ada, cuma belum disampaikan saja. Orang-orang mengira kan mungkin nggak ada tindakan," kata Iriawan saat berbincang-bincang dengan wartawan di Jakarta, Senin (15/11/2021).

"Kami akan cek dulu apakah boleh keputusan soal wasit itu dipublikasikan. Takutnya ada aturan FIFA yang melarang itu. Kalau pemain terlibat kan itu bisa diumumkan. Kalau wasit itu yang belum tahu," ujarnya menambahkan.

(krs/cas)