Omah PSS Dibakar, Manajemen Minta Kepolisian Usut Tuntas Pelaku

Jauh Hari Wawan S - Sepakbola
Senin, 29 Nov 2021 07:50 WIB
Logo PSS Sleman
Kantor PSS dibakar orang tak dikenal pada Minggu (28/11) sore. Foto: dok. Ist
Sleman -

Kantor PSS Sleman dibakar orang tak dikenal. Kejadian tersebut mendapat kecaman dari manajemen klub berjuluk Super Elang Jawan tersebut, juga dari PT LIB.

Aksi tak bertanggung jawab itu terjadi pada Minggu (28/11/2021) sore di Sleman, tak lama setelah PSS tumbang 0-1 dari Persita. Kepolisian telah menyelidiki kejadian yang terekam CCTV tersebut, dan menjelaskan ada empat orang yang terlibat, namun hanya satu yang masuk ke dalam Omah PSS untuk menyalakan api kemudian melarikan diri.

Dirut PT PSS Andywardhana Putra menyayangkan kejadian ini. Menurutnya, jika aksi itu merupakan bentuk kekecewaan suporter, seharusnya tak sampai melakukan kejadian yang membahayakan tersebut.

"Begini, kami menyayangkan kejadian itu ya. Kalaupun ada kekecewaan kami maklum, karena semua ingin yang terbaik untuk PSS. Demikian juga direksi, manajemen, official, pemain semua ingin yang terbaik," kata Andy saat dihubungi wartawan, Minggu (28/11/2021).

"Kami sangat mengharapkan energi positif teman-teman suporter, jangan malah negatif. Kalau ada yang (perlu) diperbaiki ya kita evaluasi, saya pribadi berharap teman-teman suporter beri energi positif."

"Kejadian tadi sore itu, saat ini sedang diusut oleh polisi, kita pasti usut tuntas. Kita harapkan tidak ada lagi kejadian," jelas Andy.

Saat ditanya terkait kerusakan kantor PSS, Andy belum bisa memastikan. Namun, berdasarkan rekaman CCTV, kerusakan yang terjadi hanya bersifat minor.

"Terus terang belum lihat. Kelihatannya nggak terlalu, mungkin minor. Memang sempat ada api karena disiram bensin, nyalain korek, dan dia jalan keluar. Belum tahu pasti tapi kelihatannya minor," ujar Andy.

"Ada penjaganya, ada saksi, CCTV, video dan foto juga ada. Itu seharusnya (segera tertangkap). Mohon doanya," pungkasnya.

Sementara itu, Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengecam keras tindakan pembakaran kantor PSS. Menurut pria yang sering disapa Luluk itu, aksi ini tak pantas dilakukan.

"Sejujurnya saya menyesalkan saya tadi lihat (rekaman videonya) di Instagram. Kalau boleh saya kecam itu kelakuan yang sangat-sangat pengecut, tidak pantas dilakukan," kata Luluk saat ditemui wartawan di Sleman.

"Saya kira itu bukan suporter, itu perusuh, itu kejahatan. Harus dihukum, tangkap. Dan itu jangan dilakukan oleh siapapun kalau betul-betul mencintai sepakbola Indonesia," tegasnya.

Tonton video 'Terekam CCTV! Omah PSS Sleman Dibakar OTK':

[Gambas:Video 20detik]



(adp/adp)