ADVERTISEMENT

Rival Watch Piala AFF 2020: Thailand Sertakan 2 Bintang J.League

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 29 Nov 2021 17:00 WIB
PATHUM THANI, THAILAND - SEPTEMBER 05: Kawin Thamsatchanan of Thailand in action prior to the FIFA World Cup Asian second qualifier match between Thailand and Vietnam at Thammasat Stadium on September 5, 2019 in Pathum Thani, Thailand. (Photo by Pakawich Damrongkiattisak/Getty Images)
Timnas Thailand serius di Piala AFF 2020. (Foto: Getty Images/Pakawich Damrongkiattisak)
Jakarta -

Thailand tetap serius pada gelaran Piala AFF 2020 meski sudah sering juara. Buktinya, skuad terbaik tetap dikirim ke Singapura termasuk 2 bintang J.League.

Bek kiri Yokohama F. Marinos yakni Theerathon Bunmathan masuk dalam daftar 30 pemain Thailand. Ada juga gelandang Hokkaido Consadole Sapporo, Chanathip Songkrasin.

Keduanya sempat diduga tak akan ambil serta pada turnamen dua tahunan ini. Kebintangan keduanya di J.League dirasa membuat mereka sudah tak berhasrat tampil pada ajang regional lagi.

Baru-baru ini Theerathon dan Chanatip mendapatkan pengakuan tertinggi atas kiprah hebatnya di J.League. Kreator manga Captain Tsubasa Yoichi Takahashi sampai-sampai menghadiahi mereka karikatur berwajah mereka.

[Gambas:Instagram]

Theerathon sudah bermain di J.League sejak 2018 dan punya 1 gelar juara bersama Yokohama F. Marinos. Sedangkan Chanathip sudah lebih dulu bergabung ke Consadole Sapporo sejak 2017 dan menjadi pemain reguler di klub asal Pulau Hokkaido itu.

Terlepas dari itu, mereka berdua juga punya torehan bagus di Piala AFF. Keduanya juga adalah pemain kunci yang berkontribusi atas kegagalan Timnas Indonesia juara Piala AFF 2016.

Mereka berdua sudah lama berkiprah di Piala AFF. Theerathon yang merupakan bek kiri sudah tampil sejak edisi 2010 sedangkan Chanatip sejak 2012.

Pada edisi keduanya tahun 2012, Theerathon terpilih masuk ke skuad Best XI Piala AFF. Chanatip lebih hebat lagi yakni dua kali menjadi pemain terbaik alias MVP pada edisi 2014 dan 2016.

Selain mereka berdua, ada juga pemain Leicester City U-23 Thanawat Suengchitthawon. Total ada lima pemain dari luar negeri yang dua sisanya bermain di Eropa yakni Jonathan Khamdee (Odense Boldklub) dan Kawin Thamsatchanan (OH Leuven).

Skuad makin lengkap dengan dipanggilnya para pemain-pemain yang main di liga lokal. Sebut saja Tristan Do, Supachok Sarachat, Sarach Yooyen, Thitipan Puangchan, hingga Teerasil Dangda.

Nama terakhir di atas sudah tampil di Piala AFF sejak 2008. Striker berusia 33 tahun itu sudah tiga kali membobol gawang Timnas Indonesia.

Kabar terbaru, ada sedikit perubahan skuad Timnas Thailand. Peerapat Notechaiya dan Pamsa Hemviboon mengundurkan diri dan digantikan Suriya Singmui serta Pawee Tanthatemee

Sementara itu, Alexandre Polking punya alasan memanggil skuad terbaik Thailand ke Piala AFF 2020. Karena sudah lama berkarier di Thailand, ia paham arti penting Piala AFF.

"Selama 8 tahun di sini (Thailand), saya merasa setiap pelatih dinilai dari Piala AFF karena memang bisa dimenangi. Jika menang akan bertahan dan jika kalah, anda harus pergi," urai Alexandre Polking dikutip dari Thai League Central.

Thailand sejauh ini masih menjadi yang terbaik di Piala AFF atas 5 gelar juara yang mereka raih. Tiga gelar diantaranya mereka gapai setelah mengalahkan Indonesia di final pada edisi 2000, 2002, dan 2016.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT