ADVERTISEMENT

Firza Andika Gabung Persija, Wujudkan Impian Masa Remaja

Muhammad Robbani - Sepakbola
Minggu, 03 Apr 2022 15:15 WIB
Firza Andika
Firza Andika. Foto: Randy Prasatya/detikcom
Jakarta -

Firza Andika menjadi rekrutan pertama Persija Jakarta dalam menyambut musim depan. Ia mendapat kontrak jangka panjang dan mewujudkan impian masa remaja.

Pemain berusia 22 tahun dikontrak selama tiga tahun oleh Persija. Konsistensinya bersama Tira Persikabo sudah cukup bagi Persija untuk memberinya kontrak yang cukup panjang.

Musim lalu Firza Andika tercatat bermain sebanyak 28 kali di sektor bek kiri Tira Persikabo. Itu adalah jumlah bermain paling banyak bagi Firza Andika selama kariernya.

"Pertama-tama saya berterima kasih atas kesempatan dan kepercayaannya. Suatu kebanggaan bagi saya bisa membela Persija," kata Firza Andika, dikutip dari laman resmi klub.

"Saya pernah bermimpi dari usia 17 tahun suatu saat nanti saya bisa masuk Persija. Sejak itu saya bertekad untuk kerja keras agar bisa bermain bagus dari musim ke musim," ujarnya menambahkan.

Menariknya, Firza Andika diproyeksikan mengisi sektor bek kiri yang sempat lama menjadi milik Rezaldi Hehanussa yang tak lain adalah idolanya. Rezaldi sempat menjadi bek kiri terbaik di Indonesia.

Sayangnya Rezaldi belum menemukan performa terbaiknya lagi sejak menderita cedera panjang. Sambil menunggu Rezaldi kembali, Firza Andika yang akan dipercaya mengisi bek kiri Macan Kemayoran.

"Di klub ini (Persija) ada beberapa idola saya, seperti Rezaldi Hehanussa dan Marco Motta. Suatu kebanggaan bisa satu klub dengan idola saya," ucap Firza Andika.

"Saya ingin membawa Persija meraih gelar juara musim ini dan berikan permainan yang terbaik," tuturnya.




Nama Firza Andika melejit seusai gelaran Piala Asia U-19 2018 yang digelar di Indonesia. Ia berperan membawa Timnas Indonesia U-19 melaju sampai perempat final untuk berhadapan dengan Jepang U-19.

Pada laga melawan Jepang U-19, Firza Andika bermain cukup apik dalam berduel dengan pemain-pemain sayap seperti Takefusa Kubo dan Yukinari Sugawara. Sayang Jepang U-19 masih terlalu perkasa dan mengalahkan Timnas U-19 2-0.

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT