ADVERTISEMENT

Kata Bos Persib soal Tudingan 'Sepakbola Gajah' Saat Lawan Barito

Tim detikcom - Sepakbola
Minggu, 03 Apr 2022 19:20 WIB
Pesepak bola Persib Bandung David Da Silva (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Barito Putera Renan Alves (kiri) saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (31/3/2022). Barito Putera bermain imbang melawan Persib Bandung dengan skor 1-1 ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Barito Putera Vs Persib Bandung. Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF
Jakarta -

Ada yang menduga Persib Bandung terlibat 'sepakbola gajah' alias main mata saat lawan Barito Putera. Persib pun merespons dengan membantah tegas hal tersebut.

Persib berimbang 1-1 lawan Barito di pekan terakhir Liga 1. Hal itu membuat Barito memastikan aman di kompetisi teratas, sedangkan Persipura Jayapura degradasi ke Liga 2.

Pada prosesnya, ada yang curiga dengan sejumlah keadaan di lapangan saat Persib main seri lawan Barito. Bahkan ada seorang pengacara yang kabarnya mau menuntut Persib dan Barito atas dugaan 'sepakbola gajah'.

Apa kata Persib?

Direktur PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahjono membantah tegas tudingan main mata atau 'sepakbola gajah' terhadap skuadnya.

"Persib tentunya sangat menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, integritas, fair play, dan respect dalam berkompetisi demi terciptanya iklim olahraga yang sehat," ujar Teddy, Sabtu (2/4/2022).

"Nilai-nilai ini yang kami selalu pegang pada saat kami bertanding di setiap pertandingan untuk mencari kemenangan secara sportif dan fair play, tanpa melihat tim mana yang sedang kami hadapi," ujar Teddy.

Sebelum Persib memberi respons, Direktur Utama PT LIB Akhmad Hadian Lukita sempat memberikan komentar atas kabar adanya pengacara yang hendak menempuh jalur hukum atas dugaan sepakbola gajah.

"Setiap klub punya hak untuk menempuh upaya hukum, apapun alasannya," kata Akhmad Hadian Lukita kepada detikSport.

Artikel ini sudah tayang di detikJabar. Simak berita lainnya di sini.

(krs/ran)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT