Jelang KLB, Asprov DKI Mau Menghadap ke PSSI Pusat

ADVERTISEMENT

Jelang KLB, Asprov DKI Mau Menghadap ke PSSI Pusat

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 26 Mei 2022 22:34 WIB
Asprov PSSI DKI
Foto: Istimewa
Jakarta -

Tak kurang dari 21 voters dari 3 Asosiasi Kota PSSI DKI Jakarta dan 18 klub, berencana menggelar pertemuan dengan PSSI Pusat pada 27 Mei 2022.

Kedatangan 21 voters itu dimaksudkan untuk memastikan Kongres Luar Biasa Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI DKI Jakarta, yang rencananya digelar 3 Juni sesuai arahan PSSI Pusat setelah pembentukan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan pada 29 April dalam Kongres Biasa.

Ada pula tujuan menyampaikan surat pernyataan mosi tidak percaya kepada pengurus Asprov Dki Jakarta pimpinan Uden Kusuma dan Executive Commitenya, yang terdiri dari Benny Erwin, Djaelani Saputra, Vivin Cahyani.

Kepengurusan Asprov PSSI DKI Jakarta sendiri berakhir 17 Februari 2022, namun voters di Jakarta menduga ada upaya-upaya untuk memperpanjang masa kepengurusan 2017-2022 dan mengulur-ulur waktu KLB.

KLB 3 Juni itu pun terjadi karena desakan para voters di DKI Jakarta yang menginginkan segera ada perbaikan pola dan sistem pembinaan sepakbola di Ibukota.

DKI Jakarta hampir selalu gagal menjadi juara di Pekan Olahraga Nasional dan terakhir di PON Papua 2021 Jakarta bahkan gagal mengirimkan tim sepakbola.

Kedatangan 21 voters ke kantor PSSI Pusat itu juga dimaksudkan untuk menyampaikan bahwa mereka sepakat mengusung Drs. HE Syahrial MM sebagai calon ketua umum Asprov PSSI DKI Jakarta periode 2022-2026 dengan wakilnya Erick dan 5 Anggota Exco terdiri atas Dewi Ati Mutiah, Effendi Syahputra, Erwin Mahyudi, Imam Bukhari, dan Taufik Jursal Effendi.

Kepengurusan itu sudah didaftarkan ke KP pada 16 Mei dan sudah diverifikasi per 21 Mei 2022. Sejauh ini, hanya Syahrial yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum Asprov PSSI DKI Jakarta periode 2022-2026.

Sementara Uden Kusuma, ketua umum periode 2017-2022 tidak mendaftarkan diri untuk bersaing dalam KLB 3 Juni. Deklarasi Syahrial sebagai calon ketua umum Asprov PSSI DKI Jakarta disampaikan pada 26 April 2022.

"Mosi tidak percaya pada kepengurusan Asprov PSSI DKI periode 2017-2021. Sesuai statuta yang telah disahkan wajib ke pengurusan Asprov PSSI DKI Jakarta 2017 -2021 menyerahkan LPJ keuangan kepada voters 10 haris sebelum KLB digelar. Kami sampai tanggal 26 Mei 2022 belom menerima Laporan Pertanggungjawaban kepengurusan Asprov sebelumnya," kata Taufik Jursal Effendi, salah satu calon Exco yang juga CEO Persija Barat FC.



Simak Video "Iwan Bule Ungkap Alasan KLB PSSI Dipercepat"
[Gambas:Video 20detik]
(ran/pur)

ADVERTISEMENT