ADVERTISEMENT

Rans Nusantara FC Ungkap Cara Baru Menggaet Fans Sepakbola Indonesia

Muhammad Robbani - Sepakbola
Rabu, 01 Jun 2022 01:00 WIB
darius sinathrya
Darius Sinathrya mengungkap cara Rans Nusantara FC mencari penggemar baru. (Foto: Widiya Wiyanti/detikHealth)
Jakarta -

Rans Cilegon FC resmi berganti nama menjadi Rans Nusantara FC. Pergantian identitas ini sudah disahkan dalam Kongres Biasa PSSI di Bandung, Senin (30/5/2022).

Dikutip dari Antara, COO Rans Darius Sinathrya, mengungkapkan alasan penyematan 'Nusantara' di nama baru. Mereka mau menggaet fans dari seluruh Indonesia

Kata Darius, Rans Nusantara FC berharap punya bassis pendukung dari mana saja. Bukan cuma dari Cilegon, yang merupakan kota asal klub ini.

Hal ini sudah pernah diungkapkan Darius bulan lalu. Meski saat itu ia mengindikasikan klubnya tak akan menghilangkan unsur Cilegon dari nama klub.

"Jadi basis suporter memang belum besar, tapi sudah menjadi magnet ini. Bisa menjadi idola yang baru di sepakbola Indonesia dan mudah-mudahan basis suporternya juga bisa terbentuk," kata Darius saat itu.

Di Indonesia, klub-klub yang berasal dari kompetisi Perserikatan punya akar sejarah yang kuat dengan kota/daerah mereka berasal. Persija Jakarta atau Persib Bandung misalnya yang dicintai dan didukung penuh oleh pecinta sepakbola Jakarta dan Bandung.

Beda cerita dengan Bhayangkara FC atau Tira Persikabo (kini menjadi Persikabo 1973) yang kesulitan menggaet massa. Ujung-ujungnya cuma anggota instansi yang kerap mendukung kedua klub, itupun tidak banyak.

Bhayangkara sampai berpindah-pindah homebase untuk menarik hati masyarakat lokal saat di satu tempat gagal mereka dapatkan. Dari awalnya Surabaya, pindah ke Jakarta, ke Solo, dan sekarang dikabarkan balik ke Jakarta.

Persikabo lebih stabil dibanding Bhayangkara. Meski klub berjulukan Laskar Padjadjaran itu pernah pindah ke Bantul Yogyakarta, namun sekarang sudah kembali bermukim di Kabupaten Bogor.

Dari awalnya bernama PS TNI, klub ini sempat berganti-ganti nama. Mulai dari PS Tira hingga kini menjadi Persikabo 1973 karena merger dengan klub lokal Persikabo Bogor pada 2019.

Perlahan-lahan Persikabo 1973 mulai mendapat dukungan dari pecinta Persikabo. Walau jumlahnya tak banyak, setidaknya Stadion Pakansari tidak sepi-sepi amat saat Persikabo 1973 bertanding.

Tak heran ada istilah 'klub siluman' buat klub yang berganti-ganti identitas. Termasuk Bali United yang sebenarnya menjadi role model buat klub-klub seperti Bhayangkara maupun Persikabo 1973.

Terlepas dari itu, Rans Nusantara FC yakin mereka bisa mendobrak gaya lama klub sepakbola Indonesia dalam menggaet penggemar. Setidaknya hal itu sudah dibuktikan mereka di ranah digital.

"Kalau dilihat sebetulnya kan secara data digital kami memiliki data yang cukup bagus ketika Rans main itu salah satu paling tinggi, rating juga tinggi," tutur Darius.

"Jadi basis suporter memang belum besar, tapi sudah menjadi magnet ini. Bisa menjadi idola yang baru di sepakbola Indonesia dan mudah-mudahan basis suporternya juga bisa terbentuk," ucapnya.



Simak Video "Nonton Doctor Strange in The Multiverse of Madness Bareng Darius-Donna Agnesia"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT