ADVERTISEMENT

Piala Presiden 2022 Jadi Ajang Pramusim Liga 1, Pembukaan di Solo

Muhammad Robbani - Sepakbola
Senin, 06 Jun 2022 18:15 WIB
Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers Piala Presiden 2022.
Foto: Muhammad Robbani/detikcom
Jakarta -

Nama Piala Presiden 2022 resmi diumumkan sebagai ajang turnamen pramusim Liga 1. Pembukaan akan digelar di Solo dengan laga Persis Solo Vs PSS Sleman.

Total ada 42 pertandingan yang akan diselenggarakan dari fase grup hingga final. Babak semifinal dan final akan digelar dua leg dengan sistem home dan away.

Pada fase grup, laga digelar di empat kota tuan rumah yakni Solo, Malang, Bandung, dan Samarinda. Pada matchday, akan ada dua pertandingan yang diselenggarakan yakni pukul 16.00 WIB dan 20.30 WIB.

Penonton akan kembali dihadirkan menyusul situasi COVID-19 yang sudah membaik. Tapi penyelenggara masih mempertimbangkan jumlah penonton yang bisa datang ke stadion.

"Kami mengevaluasi apa yang sudah dilakukan. Sekarang kembali ke suasana normal, meski masih PPKM level 1. Kita tunggu berapa banyak penonton yang akan hadir di stadion," kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Kantor Emtek, Senin (6/6/2022).

Ketum PSSI Mochamad Iriawan dan Menpora Zainudin Amali dalam jumpa pers Piala Presiden 2022.Acara jumpa pers Piala Presiden 2022. Foto: Muhammad Robbani/detikcom

"Kami juga akan berkoordinasi dengan suporter lewat departemen suporter yang dijalankan oleh Budiman Dalimunthe. Kami akan matangkan persiapan kembalinya suporter ke stadion agar semua aman," ujarnya menambahkan.

Sementara itu, hadiah yang akan didapatkan tim pemenang juga diungkapkan. Jumlahnya kini mengalami penurunan dibanding pemenang Piala Presiden 2019 dimana pemenangnya mendapat Rp 3,3 miliar.

Meski begitu, jumlah hadiahnya masih sama seperti gelaran Piala Menpora 2022. Adapun alasan penurunan hadian ini dikarenakan masih kesulitan mendapatkan dana di masa pandemi COVID-19.

"Juara mendapat Rp 2 miliar, peringkat kedua Rp 1 miliar. Peringkat ketiga dan keempat (maksudnya tim yang kalah di semifinal) mendapat Rp 500 juta," tutur Iriawan.

"Mungkin nanti hadiahnya akan saya tambah buat klub," ucapnya berseloroh.

(krs/cas)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT