ADVERTISEMENT

Madam Pang Dicopot Imbas Skandal Pelecehan Seks di Timnas Thailand?

Kris Fathoni W - Sepakbola
Jumat, 15 Jul 2022 13:22 WIB
NAM DINH, VIETNAM - 2022/05/09: General manager Nualphan Lamsam of Thailand seen during the Sea Games 2022 Group B match between Thailand and Singapore at the Thien Truong Stadium.
(Final score; Thailand 5:0 Singapore). (Photo by Amphol Thongmueangluang/SOPA Images/LightRocket via Getty Images)
Madam Pang, manajer Timnas Thailand. Foto: SOPA Images/LightRocket via Gett/SOPA Images
Jakarta -

Skandal pelecehan di timnas Thailand U-23 menyeret nama Madam Pang sang manajer. Bahkan ada dugaan ia akan dicopot dari posisinya tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, Federasi Sepakbola Thailand (FAT) saat ini tengah menyelidiki kasus pelecehan seksual yang terjadi di skuad Timnas U-23 negaranya.

Madam Pang, sapaan Nualphan Lamsam, ikut terseret dalam skandal ini bukan cuma karena posisinya sebagai manajer timnas tapi juga karena pelaku pelecehan seksual itu dikabarkan sebagai asistennya.

Kronologi Skandal Pelecehan Seks di Timnas Thailand U-23

Peristiwa pelecehan seksual itu, menurut laporan Siam Sports yang dikutip media Vietnam VTC.vn, terjadi pada tanggal 13 Juni lalu. Saat itu Timnas Thailand U-23 sedang berpesta.

Semua pemain, staf pelatih, dan staf, termasuk Madam Pang, turut serta dalam pesta yang dihelat usai Timnas Thailand U-23 menjadi juara dalam sebuah turnamen.

Pada 16 Juni, muncul laporan adanya tutur-kata dan tindakan tidak pantas dari seorang staf perempuan kepada para pemain timnas Thailand U-23. Perempuan itu lantas teridentifikasi sebagai asisten Madam Pang.

Tak berapa lama kemudian, Madam Pang membuat permintaan maaf secara terbuka dan memastikan sudah mengambil tindakan tegas kepada karyawannya.

Dalam hitungan hari, Presiden FAT Somyot Poompanmoung memutuskan untuk membuka investigasi yang dilakukan oleh Komite Etik. Sebelumnya FAT juga menegaskan bahwa insiden ini amat serius dan akan diusut tuntas.

Tindakan Madam Pang

Madam Pang langsung meminta maaf atas tindakan stafnya tersebut. Ia juga memastikan akan bekerja sama sepenuhnya dengan FAT dalam investigasinya.

"Saya adalah orang yang tulus mencintai sepakbola selama 15 tahun. Saya amat risau dengan apa yang terjadi. Saya sudah langsung memberi peringatan dan menangani bawahan saya ketika mengetahui insiden itu. Saya berjanji takkan terulang lagi di masa depan, dan saya siap menaati dan bekerja sama sebaik mungkin dengan FAT, baik di level timnas maupun klub, demi menjaga citra positif, keindahan, dan kesucian sepakbola Thailand," kata Madam Pang.

Namun, VTC.vn mengklaim bahwa rumor seputar skandal itu terus berseliweran di publik. Dampaknya, "hartawan Nualphan Lamsam bisa sepenuhnya kehilangan posisi manajer timnas kepada orang lain."

(krs/nds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT