ADVERTISEMENT

Persita Vs Dewa United: Misi Pendekar Cisadane Menangkan Derby Tangerang

Adhi Prasetya - Sepakbola
Minggu, 07 Agu 2022 12:00 WIB
Alfredo Vera
Alfredo Vera berbicara kepada wartawan jelang menghadapi Dewa United. Foto: Dok. Persita
Tangerang -

Persita Tangerang akan menjamu Dewa United di pekan ketiga Liga 1 musim ini. Pendekar Cisadane bertekad memenangkan Derby Tangerang ini untuk kembali ke papan atas.

Duel Persita vs Dewa United digelar di Indomilk Arena, Tangerang, Minggu (7/8/2022) pukul 20.30 WIB. Ini adalah pertemuan perdana kedua tim di ajang Liga 1, sebab tim tamu tampil di Liga 2 musim lalu.

Namun bukannya mereka belum pernah bertemu sama sekali. Di ajang Piala Presiden pada Juni lalu, Persita sempat mengalahkan Dewa United 2-1. Namun mengingat itu adalah ajang pramusim, Pelatih Persita Alfredo Vera tak menilai itu sebagai acuan.

"Ya mungkin pertandingan di Piala Presiden bisa jadi gambaran, tapi pasti tidak akan sama. Ini sudah mulai kompetisi, semua tim jadi lebih kuat," ujar Vera dalam jumpa pers sebelum laga, Sabtu (6/8).

"Kalau antisipasi dengan pemain-pemain Dewa saya tidak suka terlalu fokus dengan satu pemain, saya fokus ke tim, kita harus siap antisipasi dan organisasi, tim harus siap untuk bertemu siapa saja, karena bukan cuma Dewa, semua tim punya pemain asing dan lokal yang berbahaya," jelasnya.

Persita antisipasi set piece Dewa United

Dari dua laga yang sudah dijalani, Dewa United berhasil meraih satu kemenangan dan satu kekalahan. Mereka juga berhasil mencetak empat gol, dua dari skema set piece dan dua lainnya dari percobaan jarak jauh.

Kekuatan Dewa United tersebut sudah dipantau oleh Vera. Ia telah menyiapkan formula untuk meredam ancaman dari lini depan Tangsel Warriors.

"Ya, saya sudah pikir mereka berbahaya di bola mati, kita akan antisipasi itu pasti. Seperti biasa, siapa pun lawan karena semua tim pasti di bola mati ada bahaya. Tapi saya sudah lihat bola mati Dewa United seperti itu," kata pelatiih asal Argentina itu.

Hal senada juga diungkapkan kiper Persita, Dhika Bayangkara. "Ya, sebelumnya saya sudah menonton mereka lawan Persikabo. Betul, Dewa United berbahaya di bola mati, karena (memiliki) pemain (berpostur) tinggi," ujar Dhika.

"Coach Vera juga sudah antisipasi bahwa siapa yang jaga harus lebih kuat, penjagaannya jangan leluasa. Mungkin itu saja. Kalau untuk persiapan saya sebagai penjaga gawang, tentu saya akan bekerja keras dan mengingatkan pemain belakang saya agar terus waspada siapaun lawannya jangan sampai ada yang bebas. Harus selalu dikontrol jangan sampai bebas," jelas kiper 31 tahun itu.

Di laga nanti, Persita akan tampil tanpa Mario Jardel dan Agustin Cattaneo. Mario masih belum 100 persen fit usai cedera otot paha, sedangkan Agustin terkena sanksi akibat kartu merah yang diperoleh saat melawan Persebaya pekan lalu.

(adp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT