PT LIB Akan Panggil Klub Liga 1 Soal Sponsor Beraroma Perjudian!

ADVERTISEMENT

PT LIB Akan Panggil Klub Liga 1 Soal Sponsor Beraroma Perjudian!

Lucas Aditya - Sepakbola
Selasa, 23 Agu 2022 15:20 WIB
Selebrasi pemain Persikabo 1973.
Persikabo 1973, klub Liga 1 yang disponsori situs judi. (Foto: dok. Persikabo 1973)
Jakarta -

PT Liga Indonesia Baru akan memanggil klub Liga 1 akan memanggil klub terkait sponsor berbau perjudian. Persikabo 1973 klub yang mendapat sponsor itu.

Persikabo 1973 masih didukung oleh SBOTOP pada dada jersey untuk Liga 1 2022/2023. Sponsor itu sudah mendukung mereka sejak musim lalu.

Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita menegaskan bahwa pihaknya akan patuh pada aturan negara. Sponsor untuk Liga 1 ditegaskan tak ada yang berafiliasi dengan judi.

"PT LIB tidak pernah bekerja sama dengan perusahaan yang berafiliasi dengan perjudian. Sejak awal, kami selalu patuh dengan peraturan negara," kata Lukita dalam rilis yang diterima detikSport, Selasa (23/8).

Surat edaran terkait sponsor ternyata sudah dikirim PT LIB ke klub. Dalam surat bernomor 103/LIB/II/2020. Dalam surat tersebut secara tegas LIB tidak mengizinkan klub yang berpartisipasi pada kompetisi resmi yang dikelola LIB untuk menjalin kerja sama komersial dengan produk yang berkaitan langsung dengan brand rokok, minuman beralkohol dan situs perjudian.

Selain Persikabo, Persib Bandung juga masih menyertakan 'Pria Punya Selera' dalam bajunya musim ini. Tag itu itu amat lekat dengan salah satu perusahaan rokok di Indonesia.

Sejumlah peraturan perundang-undangan di Indonesia menjadi landasan dalam surat tersebut. Di antaranya: Pasal 27 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; PP Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan; Perpres Nomor 74 Tahun 2013; dan Permendag Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan minuman beralkohol.

"Sampai saat ini kami belum mencabut surat tersebut," tegas Akhmad Hadian Lukita.

Lukita akan memanggil klub untuk persoalan itu. Pihaknya akan meminta klarifikasi.

"Kami akan mengundang kembali klub-klub tersebut untuk klarifikasi. Kami berharap semuanya bisa lebih jelas dan tidak lagi menjadi isu yang meresahkan masyarakat," pungkasnya.



Simak Video "Legenda Persib Gelar Salat Gaib dan Doakan Korban Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)

ADVERTISEMENT