ADVERTISEMENT

Cerita Elkan Baggott Pernah Dicuekin PSSI

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 22 Sep 2022 16:40 WIB
Elkan Baggott
Cerita Elkan Baggott Pernah Dicuekin PSSI (Foto: dok. PSSI)
Jakarta -

Elkan Baggott membuat pengakuan soal perjalanannya menjadi pemain Timnas Indonesia. Ia sempat mengirim email ke PSSI, tapi tak mendapat balasan.

Pemain kelahiran Bangkok itu memulai petualangannya dengan memperkuat Timnas Indonesia U-19 pada Juli 2020. Saat itu ia menjadi salah satu pemain yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2021.

Elkan Baggott pun mengikuti serangkaian agenda Pemusatan Latihan (TC) Timnas U-19 di luar negeri di Kroasia. Permainannya mencuri perhatian, maklum tubuh tingginya memang ideal untuk mengisi lini pertahanan Timnas muda Indonesia.

Pada akhirnya Piala Dunia U-20 ditunda ke 2023 karena situasi pandemi COVID-19. Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong kemudian mempromosikan namanya ke tim senior.

Baggott kemudian bersinar di ajang Piala AFF 2020 yang diselenggarakan pada 2021. Tapi, jauh sebelum itu ada perjuangan Baggott untuk mencuri perhatian PSSI agar mendapat panggilan Timnas Indonesia.

"Itu adalah sesuatu yang ingin selalu saya lakukan (memperkuat Timnas Indonesia). Ceritanya sedikit lucu. Sejak saya menandatangani kontrak dengan akademi (Ipswich Town), saya selalu ingin memperkuat Timnas Indonesia," kata Baggott dalam podcast bersama 433.

"Jadi ibu, ayah, dan saya membuka website resmi PSSI dan kami mencoba hal kecil, mengirim email untuk menceritakan sesuatu tentang saya. 'Lihat saya adalah pemain yang bermain di Inggris. Maukah kalian membawa saya ke Timnas Indonesia?'," ujarnya mengingat momen itu.

Tapi usaha Elkan Baggott tak membuahkan hasil. Kiriman surat elektroniknya nampaknya tidak digubris atau tidak terbaca oleh orang PSSI.

Beruntungnya ia punya cara lain untuk menyadarkan federasi soal keberadaan dirinya. Cara keduanya ini berhasil, namanya kemudian ramai di media sosial, dan akhirnya benar-benar mendapat panggilan dari Shin Tae-yong.

"Kami tak mendapatkan balasan, tapi ada teman saya yang kenal dengan seorang agen yang membuat saya mulai dikenal dan itulah bagaimana saya benar-benar menjadi pemain tim nasional," ucap pemain bertinggi nyaris 2 meter itu.

(aff/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT