6 Venue Piala Dunia U-20 Hanya Boleh untuk Sepakbola Per Januari 2023

ADVERTISEMENT

6 Venue Piala Dunia U-20 Hanya Boleh untuk Sepakbola Per Januari 2023

Afzal Nur Iman - Sepakbola
Selasa, 27 Sep 2022 04:10 WIB
Emblem Piala Dunia U-20 2023, Logo Piala Dunia U-20 2023
Foto: Dok. FIFA
Jakarta -

Enam stadion venue Piala Dunia U-20 akan dijaga penggunaannya mulai Januari 2023. Keenam stadion itu tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan selain sepakbola.

Ada enam stadion yang sebelumnya sudah ditentukan buat menggelar Piala Dunia U-20. Yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Stadion Gelora Sriwijaya, Stadion Si Jalak Harupat, Stadion Manahan, Stadion Gelora Bung Tomo, dan Stadion Kapten I Wayan Dipta.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyebut enam venue Piala Dunia U-20 2023 tidak boleh lagi digunakan untuk kegiatan selain sepakbola per Januari 2023. Hal itu untuk menjaga kualitas stadion.

"Kesepakatan kami dengan para kepala daerah dan pengguna, itu awal tahun 2023 diambil alih kembali oleh Kementerian PU, jadi enggak boleh lagi digunakan untuk selain sepakbola," kata Zainudin Amali saat berkunjung ke UNNES, Semarang, yang dikutip dari detikJateng, Senin (26/9/2022).

Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas stadion terutama rumput di lapangan. Mengingat pemulihan rumput di stadion juga membutuhkan waktu.

"Karena kalau dipakai kegiatan non-olahraga atau non-sepakbola bisa rusak lagi nggak keburu, rumput itu kan butuh waktu buat recovery-nya," jelasnya.

Sebelum itu, FIFA dikabarkan akan kembali melakukan inspeksi terkait kesiapan stadion yang akan menjadi venue. Secara umum, persiapan Piala Dunia U-20 sudah oke.

"Kalau sepakbola juga dia enggak boleh rusak. Karena FIFA juga akan datang lagi sebelum itu dan akan lihat bagaimana pemeliharaan kita," lanjutnya.

Sebenarnya, Indonesia sudah siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 sejak tahun 2021. Namun, karena kejuaraan itu diundur, perlu dilakukan perbaikan kembali.

Zainudin Amali mencontohkan Stadion Manahan yang kerap digunakan untuk kegiatan non-sepak bola. Meski diperlukan perbaikan, namun hal itu bersifat minor.

"Tentu ada yang rusak, rumputnya diperbaiki, kemudian lampu dan sebagainya tetapi dari penilaian yang ada kan FIFA sudah inspeksi itu tidak mayor, minor. Kalau toh ada perbaikan, renovasi perbaikannya minor, karena yang berat-berat itu sudah dilakukan PU dan pemerintah daerah pada sekitar tahun-tahun 2020 dan awal 2021 jadi kita siap, nggak ada masalah," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di detikJateng dengan judul "Mulai Januari 2023, 6 Venue Piala Dunia U-20 Khusus untuk Sepakbola".

(nds/ran)

ADVERTISEMENT