Tragedi Kanjuruhan: Dubes Inggris Sampaikan Belasungkawa

ADVERTISEMENT

Tragedi Kanjuruhan: Dubes Inggris Sampaikan Belasungkawa

Lucas Aditya - Sepakbola
Minggu, 02 Okt 2022 09:48 WIB
Police officers and soldiers stand amid tear gas smoke after clashes between fans during a soccer match at Kanjuruhan Stadium in Malang, East Java, Indonesia, Saturday, Oct. 1, 2022. Panic following police actions left over 100 dead, mostly trampled to death, police said Sunday. (AP Photo/Yudha Prabowo)
Dubes Inggis, Owen Jenkins, sampaikan belasungkawa tragedi Kanjuruhan. (Foto: AP/Yudha Prabowo
Jakarta -

Tragedi Kanjuruhan juga mendapatkan perhatian Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Owen Jenkins. Dia mengucap duka cita.

Arema FC vs Persebaya Surabaya berakhir pilu. Di atas lapangan, Singo Edan kalah 2-3 dari Bajul Ijo, di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022).

Selepas pertandingan Arema dengan Persebaya, pecah kerusuhan. Suporter di tribune masuk ke lapangan. Sementara ini, sudah tercatat ada 130 orang meninggal karena tragedi Kanjuruhan.

"Turut berduka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam insiden yang terjadi di pertandingan sepakbola di Malang. Doa kami menyertai keluarga para korban," kata Jenkins di akun Twitter @dubesInggris.

Kerusuhan di Kepanjen, Kabupaten Malang, mendapatkan perhatian dari media-media internasional. Ratusan korban jiwa membuat tragedi Kanjuruhan menjadi pertandingan sepakbola dengan jumlah korban meninggal terbesar kedua di dunia.

Kerusuhan sepakbola dengan jumlah korban jiwa terbesar terjadi pada 24 Mei 1964. Kisah pilu itu terjadi di Estadio Nacional, Lima, Peru. Di Inggris, pernah ada tragedi Hilsborough yang memakan 96 korban jiwa pada 15 April 1989.

Karena tragedi Kanjuruhan. PT Liga Indonesia baru sudah menghentikan Liga 1 selama satu pekan kedepan. PSSI dan pihak terkait sedang melakukan investigasi.



Simak Video "Melihat Tribun 12, Saksi Bisu Mencekam Tragedi Kanjuruhan"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/aff)

ADVERTISEMENT