Ada Rasisme di Manahan?
Selasa, 18 Jul 2006 09:59 WIB
Solo - Isu rasisme dikhawatirkan muncul saat laga 8 Besar Ligina 2006 di Stadion Manahan, Solo. Kekhawatiran itu diungkapkan pelatih Arema Malang Benny Dollo. Benarkah?"Yang saya takutkan adalah ejekan berbau rasis kepada pemain oleh penonton," ungkap pria yang biasa dipanggil Bendol ini.Kekhawatiran salah satu pelatih terbaik Indonesia ini memang beralasan. Tidak jarang terdengar ejekan dari sebagian penonton di setiap laga Liga Indonesia musim ini. Meski demikian belum ada tindakan tegas dari PSSI mengenai isu rasialis ini.Seperti di liga-liga Eropa, adalah pemain asing berkulit hitam yang menjadi sasaran isu rasialis oknum penonton di stadion. Bendol mengakui bahwa para pemainnya juga tidak jarang terkena ejekan tersebut."Semua ini sangat menyakitkan saya dan pemain itu sendiri. Pemain saya pernah dicemooh dengan suara monyet saat bermain," tutur Bendol.Tentunya semua pihak tidak berharap kejadian ini akan terus berkembang, terutama ketika babak 8 Besar Ligina dimulai karena berjuta-juta pasang mata memusatkan perhatiannya di salah satu hajat besar sepakbola Indonesia ini.Laga pertama babak 8 Besar Ligina 2006 Grup A akan dilangsungkan sore nanti pukul 15.30 di stadion Manahan, Solo, yang mempertemukan antara Arema Malang kontra PSIS Semarang. Sementara laga kedua antara Persik Kediri dan Persiba Balikpapan akan dilangsungkan malam harinya pada pukul 18.30. (ian/)











































