PSSI Akan Gelar Rapat Exco Bahas Liga 2 dan Degradasi Liga 1

ADVERTISEMENT

PSSI Akan Gelar Rapat Exco Bahas Liga 2 dan Degradasi Liga 1

Muhammad Robbani - Sepakbola
Kamis, 19 Jan 2023 16:20 WIB
Logo PSSI
PSSI akan lakukan Rapat Exco bahas kelanjutan Liga 2 dan Liga 1 (Randy Prasatya/detikcom)
Jakarta -

PSSI akan menggelar Rapat Komite Eksekutif (Exco) membahas lanjutan Liga 2 dan penghapusan degradasi Liga 1 2022. Dua kebijakan federasi itu ditolak.

PSSI mengumumkan penghentian Liga 2 dan penghapusan degradasi Liga 1 untuk musim 2022 pada, Kamis (12/1/2023). Liga 2 dihentikan karena klaim permintaan mayoritas klub, sementara penghapusan degradasi tak lepas dari ketiadaan Liga 2.

Keputusan itu menuai banyak tentangan dari publik sepakbola Indonesia. Banyak yang menilai PSSI mengambil keputusan sendiri, sementara penghapusan degradasi dinilai menurunkan mutu kompetisi dan berpotensi menimbulkan match fixing.

Adapun 10 klub Liga 2 melaporkan keluhannya ke Kemenpora pada, Senin (16/1). Lalu Kemenpora memanggil PSSI membahas kemungkinan dilanjutkannya Liga 2 serta membatalkan penghapusan degradasi dari Liga 1.

"Saya akan laporkan diskusi hari ini, Insyaallah besok mudah-mudahan ada rapat Exco. Saya meminta Pak Ketum (Mochamad Iriawan) untuk call emergency meeting," kata Sekjen PSSI Yunus Nusi kepada wartawan.

"Dari hasil keputusan Exco (saat menghentikan Liga 2) kan salah satunya terkendala risk assessment, kemudian kalau lanjut Bulan Februari mepet karena masih ada 160 pertandingan," ujarnya menambahkan.

"Kemudian apabila lanjut bubble ada beberapa waktu yang dibutuhkan, tempat, dan perizinan oleh LIB. Termasuk juga kami menghindari harus selesai sebelum bulan puasa kan, karena Liga 2 umumnya stadion belum terang," katanya lagi.

PSSI baru saja bertemu dengan Menpora Zainudin Amali untuk membahas kelanjutan Liga 2. Ada kemungkinan kompetisi itu jalan lagi karena Amali mengklaim Presiden RI Joko Widodo sudah memintanya.

"Luar biasa perhatian Pak Jokowi, beliau langsung segera secepat mungkin cari jalan keluar. Itu arahan Pak Presiden saat saya ke istana," ucap Amali.

(mrp/adp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT