Piala AFF
Dua Nama Beda Nasib
Kamis, 18 Jan 2007 02:14 WIB
Jakarta - Sekjen PSSI Nugraha Besoes menilai timnas bermain apik saat imbang melawan Singapura. Tapi dibalik itu ada dua nama pemain yang jadi catatan khusus bagi dia, secara positif dan negatif.Hasil imbang 2-2 melawan Singapura cukup membuat senang Nugraha. Walaupun gagal melangkah ke babak semifinal Piala AFF namun Ponaryo Astaman cs dinilai telah bermain bagus.Tetapi ada satu pemain yang mendapat catatan negatif dari Nugraha, yaitu Hendro Kartiko. Kiper itu dikritiknya kurang cerdik dan ceroboh saat menjatuhkan Indra Sahdan Daud di kotak terlarang. Akibatnya, gol pertama Singapura pun lahir dari penalti Noh Alam Syah. Pelanggaran itu dianggap tidak perlu dilakukan oleh kiper sekelas Hendro. Apalagi mengingat posisi lawan saat itu tidak membahayakan gawangnya."Seharusnya Hendro tidak perlu melakukan itu. Mungkin salah satu faktor hasil imbang ini adalah karena karena kecerobohan Hendro," sesal Nugraha saat dihubungi detiksport, Rabu (17/1/2007).Apakah posisi Hendro sebagai kiper nomor satu timnas terancam akibat blunder tersebut? Walau mengindikasikan akan ada penggantian materi pemain, namun Nugraha tidak membeberkan hal itu lebih lanjut."PSSI akan mengevaluasi timnas, mulai dari pemain sampai pelatih. Mungkin memang nanti ada beberapa pemain yang harus kita ganti," sahut dia.Ada satu pemain lain yang justru dapat pujian khusus dari Nugraha. Pemain itu adalah gelandang kanan Atep yang langsung disebutnya sebagai The Rising Star."Tiap turnamen pasti lahir pemain hebat, seperti Atep ini. Saya sempat heran saat Withe tidak memainkan dia sejak menit awal waktu melawan Vietnam. Tapi pelatih punya pemikiran sendiri," tandas dia. (krs/din)











































