Dua Ujicoba untuk Persebaya

Dua Ujicoba untuk Persebaya

- Sepakbola
Kamis, 25 Jan 2007 20:39 WIB
Surabaya - Laga Persebaya Surabaya kontra Persema Malang di Gelora 10 November, (25/1/2007) sore tadi menjadi sarana ujicoba untuk banyak kepentingan.Ujicoba untuk melihat kemantapan tim menghadapi Liga Indonesia 2007 menjadi salah satunya. Apalagi skuad asuhan Ibnu Graham ini memasang target bisa menembus kompetisi SuperLiga tahun depan.Pertimbangan lain yaitu untuk mengujicoba kesiapan perangkat pertandingan. Faktor keamanan paling disorot mengingat Persebaya memiliki suporter fanatik (baca: Bonekmania) yang tak jarang merugikan klub dengan ulahnya.Sweeping pun dilakukan menjelang laga ujicoba Persebaya melawan Persema. Aparat keamanan sudah berjaga-jaga untuk mengantisipasi Bonek mendekati stadion Gelora 10 November.Pantauan detiksport Kamis (25/1/2007) siang, di daerah Wonokromo aparat keamanan sudah melakukan sweeping kepada Bonek yang berniat untuk menonton pertandingan. Setidaknya 30 orang, baik yang mengendarai sepeda motor maupun 'numpang' di truk atau mobil bak terbuka dilucuti semua atribut Bonek-nya. Pemandangan yang sama juga terlihat di depan Grahadi, Jalan Gubernur Suryo."Kami mengantisipasi sejak awal agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ketua Umum Persebaya Surabaya Arif Afandi.Ia menambahkan bahwa laga Persebaya vs Persema juga menjadi sarana ujicoba untuk sektor lain. "Kami mengujicoba kesiapan keamanan untuk musim depan dan perangkat pertandingan lainnya. Persebaya kan mendapat larangan dari PSSI, kami akan berusaha untuk memenuhinya," tambah Arif.Pria yang juga mengemban tugas sebagai Wakil Walikota Surabaya itu mengungkapkan hasil ujicoba ini juga luar biasa. Selain itu pendapatan yang didapat dari tiket juga terhitung lumayan untuk laga ujicoba."Namun yang terpenting pertandingan dan keamanan bisa berjalan baik. Bahkan penonton juga bisa merasa aman," ungkapnya sambil menunjukkan contoh ada beberapa ibu dan anaknya yang masih balita hadir langsung di stadion.Persebaya memang masih harus menjalani hukuman yang dijatuhkan PSSI. Sanksi menggelar pertandingan tanpa penonton selama satu tahun direvisi Ketua Umum PSSI Nurdin Halid menjadi tiga laga kandang saja Namun Persebaya masih harus membuktikan diri dengan lolos masa percobaan enam bulan dan membayar denda sebesar Rp 500 juta. (ian/ian)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads