Kualifikasi Pra-Olimpiade 2008
Boaz Ingin Bertahan
Kamis, 29 Mar 2007 00:38 WIB
Jakarta - Pemanggilan Boaz Salossa ternyata belum mampu memberi kemenangan buat timnas U-23 di Kualifikasi Olimpiade 2008. Tapi striker Persipura Jayapura itu tak menyesal, laga-laga selanjutnya di bawah asuhan Ivan kolev masih ditunggunya.Setelah dua laga pertama di babak kualifikasi Olimpiade 2008 tak menghasilkan kemenangan, beberapa pemain baru dipanggil masuk timnas untuk menambah daya dobrak lini depan. Nama Boaz menjadi yang paling santer terdengar, penampilan gemilangnya di Piala Tiger 2004 lalu mencuatkan harapan besar bagi publik sepakbola tanah air.Sayangnya lagi-lagi kegagalan yang diterima timnas Indonesia. Bertanding di depan pendukungnya sendiri di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (28/3/2007), Taufiq Kasrun cs dipermalukan Lebanon 2-1. Kapok kah Boaz dengan situasi seperti itu?"Saya ingin terus bertahan di timnas. Masih ada pertandingan-pertandingan selanjutnya (di Kualifikasi Pra-Olimpiade). Saya ingin bertahan untuk event-event selanjutnya," ujar Boaz usai pertandingan.Meski tetap kalah, namun keberadaan Boaz dinilai memberi cukup banyak nilai positif buat performa timnas U-23. Asisten pelatih Bambang Nurdiansyah malah menyebut kehadiran striker bernama lengkap Boaz Teufilus Erwin Solossa itu mampu meningkatkan mental dan kepercayaan diri pemainnya, keinginan untuk mempertahankan sang striker pun cukup besar."Adanya Boaz membuat permainan lebih baik. Mental bertanding juga makin meningkat sejak kedatangannya. Kalau bisa dia bakal dipertahankan, saya sudah berbicara secara pribadi dengannya, tapi itu kan kembali ke Persipura. Terimakasih Persipura sudah merelakan pemainnya dibawa ke timnas," sahut Bambang.Meski usianya baru 21 tahun, namun Boaz bisa dibilang pemain paling "senior" di timnas U-23. Pasalnya saudara kandung Ortizan Salossa itu punya pengalaman lebih banyak di kancah internasional karena sempat bergabung dengan timnas senior. (din/din)











































