Timnas U-23 Imbangi Estudiantes U-20
Sabtu, 20 Okt 2007 01:05 WIB
Quilmes - Timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2007, sukses menahan imbang Estudiantes U-20 2-2. Dalam laga ujicoba itu, pelatih Ivan Kolev terlihat ingin mencoba sebanyak mungkin pemain.Hasil imbang ini membuat Atep dkk memetik dua hasil seri dan satu kekalahan dalam tiga partai ujicoba di Argentina. Dua pertandingan sebelumnya, Indonesia kalah dari Quilmes U-20 dengan skor 0-1, serta mengimbangi Boca Juniors U-20 1-1.Pertandingan dua tim beda benua itu dilangsungkan di Stadion Dr. Jose Luis Meiszner, Quilmes, Jumat (19/10/2007). Striker Estudiantes Horacio Martinez memborong dua gol timnya. Gol pertama Martinez yang sekaligus membuka skor lahir akibat terjadinya kemelut di depan gawang Indonesia. Sundulan Martinez memanfaatkan bola yang gagal dibuang sempurna membuat kedudukan jadi 1-0 untuk Estudiantes.Indonesia menyamakan kedudukan melalui gol dari titik putih. Siswanto yang melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan terpaksa harus dijatuhkan. Tak ayal wasit pun menghadiahi tim "Garuda" dengan tendangan penalti. Tanpa kesulitan, Emmanuel Wanggai yang menjadi eksekutor sukses membuat kedudukan jadi 1-1.Estudiantes kemudian kembali unggul, masih melalui Martinez. Martinez kembali memanfaatkan kepalanya untuk menanduk bola yang dilepaskan dari sayap kiri. Gol itu membuat kedudukan menjadi 2-1 bagi Estudiantes.Di penghujung babak pertama, kiper Faisal Mubarok sempat membuat penyelamatan penting. Sebuah bola flick dari rusuk kiri pertahanan Indonesia melayang liar. Tepisan Faisal membuat gawang "Merah Putih" selamat dari kebobolan. Hingga jeda, skor tak berubah, masih 2-1 untuk keunggulan Estudiantes.Di 30 menit babak kedua, relatif tak ada peluang berarti dari kedua tim. Secara permainan, baik Indonesia maupun Estudiantes silih berganti menguasai keadaan. Tapi memang tak ada satupun keadaan berbahaya yang tercipta.Pada babak kedua ini, pelatih Kolev terlihat ingin memberikan kesempatan bagi beberapa pemain yang sebelumnya jarang merumput. Dibolehkannya tujuh pergantian dimanfaatkan betul oleh pelatih asal Bulgaria itu.Dari sedikitnya peluang yang tercipta, Indonesia justru berhasil menyamakan kedudukan jadi 2-2 di menit ke-75. Sebuah tendangan pelan menyusur tanah dilepaskan Kornelius Kaimu. Bola yang sebenarnya tidak berbahaya itu akhirnya menjadi gol akibat berbelok arah karena menyentuh kaki Bahtiar.Hingga wasit meniup peluit panjang tanda usainya pertandingan, kedudukan tetap tidak berubah. Indonesia U-23 dan Estudiantes U-20 pun harus puas dengan skor 2-2 tersebut. (arp/ian)










































