Siang ini Status Nurdin Ditentukan

Siang ini Status Nurdin Ditentukan

- Sepakbola
Senin, 05 Nov 2007 11:27 WIB
Siang ini Status Nurdin Ditentukan
Jakarta - Nurdin Halid selalu bersikeras takkan mundur kecuali FIFA mengeluarkan perintah langsung dan tegas agar PSSI melakukan pergantian ketua umumnya yang tengah dipenjara.Seperti diketahui, sejak awal dan berkali-kali Nurdin menolak meletakkan jabatannya karena beberapa hal. Selain merasa bahwa organisasinya bisa tetap berjalan meskipun dirinya seorang terpidana, surat FIFA yang diberitakan media massa belakangan ini dinilai bukan sebuah keharusan.Dalam wawancara khusus dengan detiksport di Rutan Salemba hari Sabtu (3/11/2007) lalu Nurdin kembali menegaskan hal tersebut. Ia mengatakan, hanya ada satu hal yang bisa membuatnya tak lagi memimpin organisasi ini, yaitu jika FIFA sudah jelas dan tersurat mengharuskan PSSI melakukan pemilihan ulang untuk posisi ketua umum.Dengan sikap tersebut, ditambah pengurus PSSI juga selalu mengabaikan tuntutan sebagian besar kalangan supaya berani memberhentikan Nurdin, berarti nasib tokoh Makassar ini ada di tangan pihak luar, dalam hal ini FIFA.Siang ini, Senin (5/11/2007), perwakilan PSSI mengadakan pertemuan dengan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Kualalumpur, Malaysia, untuk membahas kontroversi asosiasi sepakbola di Indonesia terkait ketua umumnya yang tengah dipenjara.Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari surat pertama dari FIFA pada 1 Juni, yang ditandatangani langsung oleh Presiden Sepp Blatter, agar PSSI melakukan pemilihan ulang di Makassar, yang hanya dilakukan sehari setelah digelarnya Munaslub untuk pengesahan Pedoman Dasar (PD) yang disempurnakan dengan statuta FIFA.Instruksi tersebut ditegaskan kembali oleh FIFA lewat surat tertanggal 2 Agustus, yang mana AFC juga diberi wewenang untuk menyelesaikan persoalan ini. Jadi, jika pertemuan AFC-PSSI hari ini menghasilkan keputusan bahwa Nurdin harus diganti, maka keputusan tersebut mutlak harus dipatuhi, baik oleh PSSI maupun Nurdin. Kalau masih tidak juga, entahlah harus diapakan lagi. (a2s/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads