Dalam pertandingan persahabatan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Dortmund memang terlihat seperti kurang bernafsu meladeni permainan timnas. Meski menurunkan banyak pemain inti namun juara Liga Champions tahun 1997 itu tak ngoyo mengejar kemenangan.
Alhasil cuma satu gol tercipta dalam pertandingan yang berlangsung di bawah guyuran hujan tersebut. Itupun datang dari eksekusi 12 pas Mladen Petric menyusul penaggaran di kotak penalti Markus Horison.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
βKami baru selesai menjalani separuh musim kompetisi dan perjalanan kami untuk sampai ke sini sangat panjang. Kalau kami menang 5-0 nanti tak diundang datang lagiβ kelakar Doll usai pertandingan.
Selain kondisi pemainnya yang masih kelelahan, penampilan timnas Indonesia juga disebut Doll sebagai salah satu sebab skor akhir pertandingan hanya 1-0.
βIndonesia punya potensi untuk berkembang di masa depan. Menurut saya kiper (Markus) dan nomor 14 (Ortisan Sallosa) pemain yang paling menonjol,β pungkas Doll. Β (din/arp)











































