Indonesia's Women League (IWL) 2026/2027 akhirnya digelar setelah lama vakum. PSSI berharap kompetisi ini memunculkan bibit-bibit baru pemain putri.
IWL dibuka dengan laga pertama yang mempertemukan Garudayaksa Vs Persita di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (18/10/2026), pagi, WIB. Kemudian dilanjutkan dengan laga Persikad kontra Dewa United.
Dan laga pekan pertama IWL ditutup dengan Persija Vs Bekasi City. Sebelum laga terakhir pekan pertama ini dilakukan dulu opening ceremony meriah dengan menghadirkan grup band Kotak hingga pesta kembang api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi pagi sudah ada satu pertandingan pada pukul 07.30 WIB (Garudayaksa Vs Persita), kemudian dilanjutkan pukul 15.00 WIB (Persikad Vs Dewa). Hasilnya juga seru, dengan skor 1-0 dan 1-0," kata Ketum PSSI Erick Thohir di sela-sela opening ceremony IWL.
"Sekarang kita menggelar pembukaan dan memberikan yang terbaik. Tidak ada perbedaan antara sepakbola laki-laki dan perempuan. Pembukaan ini saya rasa sangat-sangat optimistis," ujarnya menambahkan.
IWL ini merupakan kompetisi lanjutan Liga 1 Putri yang terakhir kali digelar pada 2019. Sejak saat itu, kompetisi level nasional putri vakum karena berbagai alasan.
Setelah tujuh tahun menunggu, akhirnya para pesepakbola putri punya wadah mengembangkan diri lagi. Erick Thohir berharap kompetisi ini bisa menempa para peserta untuk meningkatkan mutu sepakbola putri Indonesia.
"Kalau kita lihat dua pertandingan pertama tadi, saya rasa banyak pemain tim nasional kita, baik dari kelompok usia U-17 maupun senior, bermain sangat baik. Ini menjadi kesempatan untuk menambah jam terbang mereka," tutur Erick Thohir.
"Namun, banyak juga pemain baru yang selama ini belum terpantau, sehingga sekarang mulai bermunculan. Saya rasa inilah yang kita harapkan, bahwa liga ini bisa memberikan lebih banyak pemain untuk berkontribusi kepada tim nasional," ucapnya.
"Targetnya ke depan, jangan takut bermimpi. Siapa tahu kita bisa menjadi juara Asia Tenggara terlebih dahulu, bahkan lolos ke Piala Dunia. Itu targetnya. Boleh dong bermimpi, tetapi kerja kerasnya kita mulai sekarang," katanya lagi.
(mro/ran)










































