Ketua Panpel Persik Bambang Sumaryono menyesali tindakan kerusahan yang dilakukan para pendukung Arema Malang, Aremania saat menghadapi Persiwa Wamena. Menurutnya, sikap anarkis Arema tersebut bukan hanya membuat Kediri akan sulit menggelar pertandingan lagi namun juga menimbulkan kerugian besar
Bambang melihat kerusuhan tersebut dipicu dengan dengan rasa kekecewaan Aremania setelah gol mereka dianulir wasit. Namun terlepas dari hal itu, ia mengaku kecewa karena Aremania tidak menghormati komitmen yang dibuat saat pertemuan dengan mereka pada 10 Janiuari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Panpel sedang menunggu untuk melakukan rapat dengan Manajer Kompetisi BLI Djoko Driyono, manajer dari empat tim, Inspektur Pertandingan dan Pengawas Pertandingan untuk membicarakan kelanjutan babak 8 Besar Liga Indonesia ini setelah terjadinya kerusuhan.
(key/a2s)










































