Berjumlah sekitar 150-an orang, pendemo dari Komunitas Suporter Indonesia mengawali aksinya hari ini (12/5/2008) di Istana Negara pada pukul 11.00 WIB. Setelah melakukan orasi, demonstran bergerak ke kantor KONI Pusat.
Di kantor KONI, pendemo ditemui oleh Kepala Bidang Hukum KONI Umbu S Samapaty. "Kami ingin mengundang PSSI untuk melakukan pertemuan jam 19.00 nanti. Tapi kita tidak bisa mengatur karena kita tidak punya kewenangan (mengintervensi PSSI)," kata Umbu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di kantor PSSI, tak seorang pun pengurus PSSI yang berhasil mereka temui. Dua orang perwakilan pendemo sampai harus memeriksa ke dalam kantor untuk memastikan tak adanya pengurus. Di sana, yang bisa ditemui hanya seorang petugas bagian tiket.
Para pendemo lantas membacakan tuntutan mereka, yang antara lain meminta PSSI segera menggelar Munaslub dengan agenda mengganti Nurdin Halid dan statuta PSSI sebelum 29 Mei, memilih Ketua Umum dan pengurus terpilih, serta menyiapkan dan melaksanakan roda kompetisi secara profesional.
Koordinator aksi Faisal Abdullah secara tegas mendesak PSSI tidak lagi mengulur-ulur waktu. "Yang jelas, PSSI bukan hanya merencanakan Munaslub, tapi harus segera melaksanakan Munaslub," tandas Faisal.
(arp/krs)










































