Keegan mengundurkan diri sebagai akibat ketidaksesuaiannya dengan manajemen Newcastle. Ketidakcocokan itu terutama adalah dalam hal transfer pemain, di mana Keegan tak suka dengan kebijakan transfer klub.
"Kami semua menyukai Kevin Keegan dan kami sedih melihatnya pergi," ujar Owen seperti dikabarkan AFP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Newcastle memang masih terpuruk. Hingga pekan kelima, The Toon Army baru meraih satu kemenangan dan untuk sementara terbenam di papan bawah, tepatnya di peringkat 19, satu strip lebih tinggi daripada Tottenham Hotspur.
"Kami berada dalam kegelapan seperti halnya para fans. Hal tersebut tidak membuat keadaan jadi lebih mudah karena Keegan sangat populer di antara pemain dan fans," kata eks bintang Liverpool dan Real Madrid itu.
Owen bermain di Newcastle di bawah empat orang manajer. Ia didatangkan Graeme Souness pada tahun 2005. Souness lalu digantikan Glen Roeder, Roeder digantikan Sam Allardyce dan terakhir Keegan masuk menggantikan Allardyce.
"Anda nyaris kebal terhadap hal-hal yang terjadi seperti ini di sepakbola masa kini. Saya sudah melihatnya beberapa kali," kata Owen. "Saya punya tiga manajer dalam waktu beberapa bulan di Madrid."
"Itu bukanlah hal baik, tapi itulah yang terjadi. Tetapi pemain dibayar untuk bermain dan kami harus pergi ke lapangan serta tampil," pungkas Owen.
(arp/key)











































