Didatangkan dengan harga 32 juta pounds (Rp 554 miliar) yang menjadi rekor anyar transfer termahal Liga Primer, Robinho langsung bisa unjuk potensi diri. Dua kali tampil di Liga Primer, dua gol dikemas penyerang asal Brasil tersebut.
Dengan adanya pemilik baru, "Robinho" lain bisa jadi akan segera menyusul untuk bikin City kian ciamik. Harga mahal yang perlu digelontorkan untuk seorang pemain kelas dunia pun bukan perkara besar mengingat sang pemilik bergelimang uang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun jika pada akhirnya nanti City sukses mengumpulkan para pemain hebat yang jadi incaran dan membentuk "Tim Impian", itu tak praktis membuat mereka jadi tim pemenang. Lebih daripada itu, keberadaan manajer untuk mengatur tim tersebut juga krusial.
"Di tahun 1950-an Sunderland disebut 'Bank Timnas Inggris' dan mereka tetap terdegradasi. Tak ada jaminan. Anda bisa membeli 11 orang pemain, Anda bisa membeli 11 Robinho tapi apa itu akan mewujud jadi sebuah tim (bagus)?"
"Seni manajemen adalah membangun sebuah tim dengan keseimbangan, dengan karakteristik tertentu yang bisa saling berbaur satu sama lain, itulah yang terpenting," lugas Fergie kepada majalah resmi MU, Inside United, yang dilansir Setanta Sports.
(krs/a2s)











































