Hal tersebut tertuang dalam situs The Sun, yang mengklaim mendapat bocoran sebelum ketua Spurs David Leavy bertolak ke Amerika Serikat untuk urusan bisnis. Dikatakan bahwa Leavy memastikan bahwa sampai saat ini Ramos aman. Kabarnya manajer asal Spanyol itu diberi dealine sampai Natal.
Menyusul kekalahan terakhir Spurs dari Stoke City akhir pekan lalu, wacana pemecatan figur teknis di White Hart Lane makin menguat. Selain Ramos, Comolli pun masuk bursa karena kebijakan transfernya dianggap gagal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa Comolli? Ia pernah bermain dan kemudian melatih tim Monaco U-16 dari 1992 sampai 1995. Setelah meraih gelar sarjana di bidang hukum dan memperoleh lisensi pelatih Prancis, ia lalu bekerja untuk klub top Inggris, Arsenal.
Selama tujuh tahun Comolli bekerja sebagai scout alias pencari bakat. Beberapa pemain yang ia bawa ke London lalu menjadi bintang The Gunners antara lain Kolo Toure dan Emmanuel Eboue.
Pria berkacamata yang selalu tampak necis ini kemudian bekerja sebagai direktur teknis di klub Prancis, St Etinne. Di situ ia juga dinilai sukses dalam menjalani tugas-tugasnya, sampai Spurs merekrutnya di tahun 2005 untuk menggantikan Frank Arnesen.
Sebagai director of football, Comolli bertanggung jawab untuk urusan medis, akademi, scouting, dan negosiasi transfer pemain. Pembelian Dimitar Berbatov dan Pascal Chimbonda disebut-sebut sebagai prestasi Comolli.
Dari daftar pemain bawaannya yang tak optimal, harian Daily Mail menyebut nama Benoit Assou-Ekottu, Didier Zokora, Ricardo Rocha, Dorian Dervitte, dan Hossan Galy. Adapun pemain-pemain seperti Darren Bent, Luka Modric, Devid Bentley, Kevin-Prince Boateng, dan Heurelho Gomez masih dalam penilaian, apakah berhasil atau tidak.
(a2s/key)











































