Ramos dicopot dari jabatan manajer menyusul terpuruknya klub London utara itu di dasar klasemen Liga Inggris. Sejauh ini, Spurs belum meraih kemenangan dan hanya memetik dua hasil seri.
Seperti ramai disebut-sebut, Redknapp yang kini masih menjabat manajer Portsmouth dipastikan akan menjadi manajer baru Spurs. Redknapp sudah menerima tawaran Spurs yang bersedia membayar kompensasi lima juta poundsterling (Rp 79 miliar) kepada Pompey.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keputusan berpaling kepada Redknapp didasari pada reputasi sang gaffer yang ahli dalam memaksimalkan kekuatan sebuah tim. Meski belum pernah membesut klub besar, Redknapp sudah kerap membuat catatan mengesankan bersama tim-tim yang kekuatannya bisa dibilang 'seadanya'.
Redknapp juga beberapa kali menyelamatkan sebuah tim dari lubang hitam degradasi. Yang terakhir adalah ketika ia membawa Portsmouth bertahan di Premiership musim 2005-2006. Kemampuan inilah yang membuatnya dijuluki 'Houdini', dari nama Harry Houdini, pesulap ahli meloloskan diri.
Redknapp melewatkan tujuh tahun (1994-2001) bersama West Ham United dan membawa klub London barat itu terus berada di Premiership. Tahun 2002-2004 diabdikan ayah Jamie Redknapp itu di Portsmouth. Karirnya di Pompey berakhir karena ia berkonflik dengan manajemen.
Hijrah ke Southampton, Redknapp hanya bertahan setahun serta gagal menyelamatkan mereka dari degradasi ke divisi Championship. Desember 2005, paman Frank Lampard itu kembali ke Portsmouth, menyelamatkan mereka dari degradasi dan kemudian menjuarai Piala FA 2008.
(arp/arp)











































