Menunggu 'Si Biang Kerok'

Liga Inggris Pekan Ini

Menunggu 'Si Biang Kerok'

- Sepakbola
Jumat, 31 Okt 2008 12:12 WIB
Menunggu Si Biang Kerok
London - Partai Tottenham Hotspur kontra Liverpool akhir pekan ini akan jadi highlight pekan ke-11 Liga Inggris. Seisi White Hart Lane akan menunggu Robbie Keane si biang kerok.

Simak pengakuan mantan manajer Spurs Juande Ramos tentang apa yang menurutnya menjadi penyebab jebloknya The Lilywhites. Ramos menyebut pindahnya dua penyerang andalan, Keane dan Dimitar Berbatov, sebagai salah satu sebab itu.

Keane belum lagi menemukan ketajamannya bersama Liverpool. Penyerang berusia 28 tahun ini belum mencetak gol di Liga. Memang, ia sudah mencetak dua gol, tapi itu semua tercipta di Liga Champions.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski begitu, Keane tetap akan jadi tumpuan harapan Liverpool yang kemungkinan besar masih akan tanpa striker andalannya, Fernando Torres. Duetnya dengan Dirk Kuyt akan jadi ujung tombak The Reds dalam menggedor gawang Spurs.

Keane memiliki beban ganda dalam pertandingan yang digelar Minggu (2/11/2008) dinihari WIB itu. Selain akan mendapat tekanan dari suporter tuan rumah yang menganggapnya salah satu biang kerok jebloknya prestasi, Keane juga bertanggungjawab untuk mengembalikan ketajaman lini depan Liverpool.

Dalam dua pertandingan terakhir, Liverpool hanya menang tipis 1-0. Dan tak satupun yang diciptakan para pemain depan. Melawan Chelsea, gol itu lahir dari kaki Xabi Alonso. Saat menang dari Portsmouth, penalti Steven Gerrard lah yang menentukan.

Liverpool hingga saat ini memang tengah berada di atas angin. Catatan menang dalam empat pertandingan terakhir, ditambah label tak terkalahkan membuat mereka bertengger di peringkat teratas klasemen.

Namun bukan berarti Liverpool boleh berleha-leha menghadapi Spurs yang masih saja terbenam di dasar klasemen. The Lilywhites memiliki potensi untuk menjegal sang tamu seiring pergantian manajer dari Ramos ke Harry Redknapp.

Hanya 24 jam semenjak menangani Roman Pavlychenko cs, Redknapp langsung menghadirkan kemenangan atas Bolton. Bagai Harry Houdini, Redknapp lantas menghindarkan Spurs dari rasa malu ketika mereka mengimbangi rival London utaranya, Arsenal, dengan skor 4-4.

Redknapp sudah pasang kuda-kuda menjelang duel kontra Liverpool. Manajer berusia 61 tahun itu sudah mencanangkan perlawanan habis-habisan dari kubunya.

Redknapp boleh optimistis mampu terus memetik hasil positif bersama Spurs. Namun lawan yang kali ini datang adalah Liverpool, yang tengah mengincar kemenangan kedua dari klub-klub London dalam jeda sepekan.

(arp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads