Pasca pergantian rezim kepelatihan dari Juande Ramos kepada Redknapp, hasil positif berturut-turut didapat klub Spurs. Setelah sebelumnya menggasak Bolton dua gol tanpa balas, laga melawan Arsenal yang berlangsung sengit dan berakhir 4-4 pun juga menunjukkan kalau Spurs tak layak berada di posisi papan bawah.
Pada pertandingan terakhir itu juga yang membuat Redknapp begitu yakin akan kehebatan Modric, sang pelatih malah merasa kalau pemuda asal Kroasia inilah yang akan menjadi motor kebangkitan Spurs keluar dari krisis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia memiliki cara berfikir tentang sepakbola yang luar biasa. Kami harus memberikannya bola. Dia akan bisa membuka jalan untuk Anda," sambung Ayah Jamie Redknapp ini.
Pada laga melawan Arsenal, gelandang berusia 23 tahun ini memang tak mencetak gol. Namun aksi-aksinya mengkreasikan peluang mendatangkan banyak pujian.
"Dia adalah pemain yang sangat spesial. (Slaven) Bilic (pelatih Kroasia-red) mengatakan bahwa Modric memiliki kelas dunia dan sangat berbakat. Dia tidak merasa tertekan saat melawan Arsenal," ujar Rednkapp.
"Pada gol terakhir melawan Arsenal, kami memainkan bola pendek kepadanya di daerah yang berbahaya, antara pemain bertahan dan gelandang. Dia menembak dan mengenai sasaran," pungkasnya.
Modric sendiri adalah wajah baru di White Hart Lane. Ia direkrut setelah bermain cemerlang saat Kroasia mengandaskan asa Inggris menuju Piala Eropa dengan nilai 16,5 juta Pound atau sekitar Rp 293 Milyar dari Dinamo Zagreb. (din/din)











































