Partai Piala Carling di Stamford Bridge antara Burnley dan Chelsea diwarnai insiden pelemparan koin ke arah dan oleh Drogba. Penyerang asal Pantai Gading itu dilempari koin oleh fans lawan dan dia merespon dengan balik melempar koin tersebut.
Menyusul insiden tersebut, FA akhirnya menuntut Drogba atas tuduhan perilaku kasar dan memberi waktu kepadanya sampai dengan pukul 18.00 waktu setempat untuk merespon tuntutan tersebut. Selain itu, pihak kepolisan juga tengah menyelidiki insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Klub sepakbola Chelsea akan bekerjasama penuh dengan Asosiasi Sepakbola (FA) dan Kepolisian yang tengah memproses insiden pada Rabu malam lalu tersebut," sebut keterangan Chelsea di situsnya seperti dikutip Setanta Sports.
"Walaupun Didier Drogba terkena suatu benda, itu tak membenarkan tindakannya. Dia, yang juga menyadari bahwa tindakannya itu sama sekali tidak dapat dibenarkan, sudah mengungkapkan penyesalan dengan tulus dan sudah minta maaf atas insiden tersebut," lanjut pernyataan itu.
Selain terancam sanksi dari FA, dan mungkin juga dari kepolisian, Drogba tampaknya juga akan "disidang" klubnya. "Masalah ini akan ditangani secara internal oleh klub setelah proses FA dan polisi tuntas."
(krs/krs)











































