Bundesliga Kalahkan Premiership

Pemasukan dari Sponsor

Bundesliga Kalahkan Premiership

- Sepakbola
Rabu, 26 Nov 2008 03:48 WIB
Bundesliga Kalahkan Premiership
London - Premiership tak lagi menjadi pemimpin dalam hal jumlah pendapatan klub dari sponsor utama. Karena hantaman krisis ekonomi global, Bundesliga kini menjadi kompetisi dengan jumlah pemasukan dari sponsor terbesar.

Tanda-tanda menurunnya jumlah pemasukan klub Inggris dari sponsor utama yang terpampang di kostum mereka sudah terindikasi sejak beberapa pekan lalu. Sejumlah sponsor utama dari klub besar macam AIG (Manchester United) dan XL (West Ham United) tidak berdaya dihantam krisis ekonomi global.

Menurut data yang dilansir SPORT+MARKT seperti diberitakan Yahoosport, sebuah badan konsultasi marketing olahraga, pendapatan total dari sponsor utama Inggris tahun ini adalah 85,5 juta US Dollar (sekitar Rp 1 Trilyun). Sedangkan pendapatan klub-klub Bundesliga jika ditotal mencapai 132,5 juta US$.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan jumlah pemasukan klub Premiership tak hanya disebabkan oleh merosotnya nilai poundsterling secara umum. Disebutkan juga kalau Bundesliga memang mengalami peningkatan daya tarik dibanding beberapa musim sebelumnya.

Akibat krisis tersebut Manchester United kini tak lagi menjadi klub dengan pendapatan terbesar dari sponsor yang terpampang di jersey mereka, posisinya diambil alih raksasa Bundesliga, Bayern Munich.

Disebutkan kalau nilai pendapatan MU dari sponsor seragamnya menurun dari 20,8 juta euro (Rp 321.5 triliun) menjadi 17,7 juta poundsterling (Rp 273,5 triliun), meski penurunan tersebut juga disebabkan melemahnya nilai poundsterling. Sementara pendapatan Die Rotten dari pos yang sama mencapai jumlah 20 juta euro (Rp 309,147 triliun) atau sama dengan musim lalu.

Masih menurut data SPORT+MARKT, total penerimaan dana dari sponsor enam liga utama Eropa juga mengalami penurunan akinat krisis yang masih terjadi. Dari sebelumnya sebesar 405,3 juta euro menjadi hanya 393,2 juta euro.

Namun menurut Direktur Eksekutif SPORT+MARK, Hartmut Zastrow, krisis ekonomi global ternyata tidak sepenuhnya berimbas pada pendapatan liga. Hanya kompetisi dengan sponsor yang bergerak di bidang finansial yang berisiko kehilangan sejumlah dana - seperti halnya MU dengan AIG-nya.

"Tidak ada liga lain yang mendapatkan sponsor dengan konsisten untuk setiap tim," ujar Zastrow, "Dengan kontrak untuk periode yang panjang dan laporan yang ada bahwa sponsor olahraga tidak terkena imbas krisis finansial. Namun di sektor finansial, dan sebagai contoh industri konstruksi di Spanyol akan terkena dampak. Industri lain seperti perjudian akan menikmati keadaan ini," sambungya.

Analisis Zastrow memang ada benarnya, karena selain Jerman, Liga Italia pun malah mengalami lonjakan pendapatan dari sponsor klub. Musim ini dana senilai 70,5 juta euro berhasil didapat tim-tim Seri A dari dua musim lalu yang hanya mendapatkan pemasukan 54,6 juta euro.

(din/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads