Memang pertemuan Chelsea kontra Arsenal yang berlangsung akhir Minggu ini baru terjadi di pekan ke-14. Fakta bahwa masih ada 22 pekan tersisa sebelum titel juara Premiership bisa dipastikan harusnya tak disingkirkan begitu saja.
Tapi lihatlah kondisi Arsenal saat ini. Mungkin belum mengkhawatirkan, tapi Arsene Wenger pasti sadar kalau peluang mereka mengulang sukses menjadi kampiun seperti lima tahun lalu semakin menyusut. Sepuluh angka yang kini menjadi jurang pemisah bukan jumlah sedikit untuk bisa dikejar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Arsenal-Chelsea adalah pertandingan besar. Mereka masih ingin bersaing di jalur menuju juara, sementara kami inin meraih kemenangan untuk bisa berada di puncak klasemen. Ini kesempatan kami untuk semakin menjauhkan jarak dengan mereka," ungkap Frank Lampard seperti diberitakan Canadianpress.
Apa yang diutarakan Lampard bisa jadi merupakan cerminan dari apa yang lebih dulu disuarakan Michael Ballack. Beberapa hari lalu gelandang internasional Jerman itu menyebut kalau balapan menuju titel juara tinggal menyisakan Chelsea dan Manchester United.
Tapi The Blues sebaiknya tidak memandang sebelah mata pada Arsenal yang baru mengalami masalah internal terkait pergantian kapten. Ingat bagaimana Samir Nasri dkk menundukkan Manchester United beberapa pekan lalu? Padahal saat itu Arsenal yang tengah dalam tren menurun diprediksi bakal jadi korban keganasan "Setan Merah" yang sedang on fire.
Di sisi yang lain, performa Chelsea sendiri dalam sebulan terakhir bisa dibilang menurun. Setelah mengalahkan Sunderland 5-0 pada awal November lalu, John Terry cuma bisa menang dua kali dari enam pertandingan yang dilakoni. Itu termasuk tersingkirnya mereka di Piala Carling dan kekalahan atas AS Roma di Liga Champions.
Akankah misi 'membunuh' Arsenal dari persaingan Premiership akan berhasil dituntaskan Chelsea akhir pekan ini? (din/krs)











































