Dikarenakan Premier League tidak libur di masa Natal, boleh jadi baru kali ini Scolari mengisi Natal-nya dengan sambil bekerja. Pria Brasil yang juga pernah melatih di Arab Saudi, Kuwait,Β Jepang, dan Brasil ini sudah harus berkumpul dengan para pemainnya pada Kamis malam ini untuk mempersiapkan duel mereka melawan West Brom di Stamford Bridge.
"Pertama-tama saya ingin mengucapkan Selamat Natal pada semua orang di Inggris, tak cuma fans Chelsea. Nikmatilah. Di hari ini kita harus memikirkan kedamaian. (Semangat) Natal harus tercipta setiap hari, tidak hanya satu hari ini," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Scolari (60) adalah bapak dua anak dari pernikahannya dengan wanita bernama Olga Pasinata. Mereka bertemu di Port Alegre saat masih remaja. Olga yang berumur 16 tahun bekerja di hotel milik keluarganya di kota itu, dan Scolari yang masih 17 tahun bekerja paruh waktu sebagai tukang isi bensin, sambil meniti karir sebagai pemain bola.
Sembilan tahun kemudian mereka menikah dan hingga kini usia pernikahan mereka sudah lebih dari tiga dasawarsa. Olga adalah sarjana biologi yang kelak menanggalkan profesinya sebagai guru SD untuk menemani suaminya bekerja di berbagai belahan dunia.
Menurut banyak orang dekatnya, Olga yang juga seorang pelukis dan anggota San Diego Museum pf Arts's Guild of Artist, begitu berpengaruh dalam karir Scolari. Mantan pelatih timnas Brasil itu kabarnya senantiasa melibatkan istrinya dalam diskusi terkait sepakbola.
Dalam artikel di harian Independent, seorang temannya yang bernama Joao Garcia pernah mengatakan, "Felipe tidak mengambil keputusan tanpa membahasnya dengan istrinya. Olga menyarankan dia memilih Kaka untuk Piala Dunia 2002 ketimbang Djalminha. Dan dia mematuhinya."
Dalam Natal pertamanya di Inggris ini Scolari memperoleh sebuah pengalaman. "Saya lihat orang-orang di sini menyukai pertandingan (Boxing Day) ini," ujarnya dalam situs resmi klub sebelum Natal.
"Saya menanyakan beberapa orang di supermarket, dan mereka bilang pertandingan ini sangat baik. Buat kami, ini laga biasa. Tapi karena Natal sangat baik buat saya dan Chelsea, kami harus mengalahkan West Brom."
Dalam hal teknis Scolari mewaspadai tim lawannya itu terutama pada serangan balik. West Brom dinilainya menyukai permainan dari kaki ke kaki dan cenderung jarang memakai umpan-umpan jauh.
"Mereka dalam posisi buruk (di dasar klasemen) dan harus memperjuangkan setiap pertandingannya. Tim saya harus memahami ini dan bertarung dengan semangat yang sama. Semangat membuahkan kualitas," imbuhnya.
(a2s/a2s)











































