Di musim ini Giggs sudah jarang bermain teratur bersama Manchester United, baik sebagai pemain pengganti apalagi starter. Boleh jadi salah satu penyebabnya adalah fisiknya tak seprima dulu -- tentu saja.
"Aku masih fit selalu. Perbedaannya adalah pemulihan kondisi setelah pertandingan. Dua hari setelah sebuah pertandingan aku masih merasa letih. Sebelumnya aku tak punya masalah bermain Sabtu-Rabu, Sabtu-Rabu," ungkap pria 35 tahun itu kepada The Sun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Giggs yang telah menghabiskan 18 tahun karirnya di Old Trafford hingga kini belum diberi kontrak baru oleh MU, sedangkan kontraknya saat ini akan berakhir di bulan Mei mendatang. Kalau keadaan tak mendukung lagi, bisa saja ia langsung mengambil langkah pensiun.
"Aku akan terus bermain selama aku menikmatinya, aku fit, dan manajer menginginkanku. Kalau salah satu dari tiga hal itu berhenti, aku akan mempertimbangkan untuk pensiun. Mungkin saja akhir musim ini, atau musim berikutnya," tutur winger asal Wales itu.
Ditambahkan Giggs, hal berbeda yang dirasakannya ketika masih lebih muda dengan sekarang adalah tingkat kesenangan dan kepuasan. Menurutnya, kemenangan dan titel yang didapat setelah dirinya beranjak tua lebih menyenangkan karena bisa saja itu yang terakhir buat dia.
"Waktu pertama kali masuk tim utama, di usia 17 atau 18 tahun, aku tidak merasakan pressure sama sekali. Itu bertahan tiga sampai empat tahun. Lalu semuanya berubah, cedera menghampiri, aku bermain buruk, dan tiba-tiba aku mulai merasakan tekanan itu. Permainanku jadi terbebani."
"Tapi setelah aku masuk usia 30, aku tidak memikirkan apa-apa lagi. Tak ada pressure lagi," pungkasnya.
(a2s/a2s)











































