Anelka bermasalah dengan manajer Luiz Felipe Scolari setelah tak dijadikan starter ketika melawan Manchester United. Persoalan serupa menjadi masalah Drogba ketika penyerang Pantai Gading itu tak masuk skuad yang melawat ke Southend.
Konon, Drogba marah dengan keputusan Scolari untuk mengistirahatkannya itu. Ray Wilkins, asisten manajer, dengan tangkas menepis isu keretakan Scolari dengan Drogba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nasib Drogba tak menjadi pasti karena tak ada jaminan bahwa ia akan merumput akhir pekan ini, ketika Chelsea menjamu Stoke City di lanjutan Liga Inggris, Sabtu (17/1/2009).
"Apakah Didier akan dimasukkan (ke tim) atau tidak akhir pekan ini, kami tidak tahu. Tetapi dia tentu saja adalah seorang anggota tim yang sangat berharga bagi kami," urai Wilkins.
Semua kesimpangsiuran itu tampaknya akan mendorong Drogba lebih dekat ke pintu keluar. Tetapi Wilkins lagi-lagi membantah bahwa ada perpecahan antara bosnya dengan Drogba.
"Saya tak tahu apakah Felipe sudah bertemu Didier atau belum. Tetapi bagi saya, mereka sama sekali tidak berada di titik perpecahan; tidak dari apa yang saya lihat di arena latihan," tuntas Wilkins meyakinkan.
(arp/krs)











































