Wenger: Kaka ke City? Yang Benar Saja

Wenger: Kaka ke City? Yang Benar Saja

- Sepakbola
Jumat, 16 Jan 2009 01:09 WIB
Wenger: Kaka ke City? Yang Benar Saja
London - Kedatangan Kaka ke Manchester City akan memecahkan rekor transfer termahal sekaligus gaji tertinggi. Meski tawaran itu nyata, Arsene Wenger meragukan kalau deal akhirnya akan tercapai.

Seperti ramai diberitakan sebelumnya, City membuktikan keseriusan mendatangkan Kaka dengan mengirim perwakilannya ke Kota Milan. Transfer senilai 100 juta poundsterling plus gaji setahun yang mencapai jumlah 15 juta poundsterling memunculkan kehebohan besar di Inggris dan Italia.

Dengan jumlah kekayaan yang dimiliki Sheikh Mansour, pemilik baru The Citizens, Arsene Wenger menilai tawaran tersebut bukan sesuatu yang tak mungkin terjadi. Yang kemudian diragukannya adalah kepindahan Kaka dari Giuseppe Meazza ke City Of Mancehster Stadium, pelatih berjuluk profesor itu bahkan menyebut itu sebagai sesuatu yang abstrak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu tidak terlihat sebagai sesuatu yang nyata buat saya. Itu seperti sesuatu yang abstrak," ungkap Wenger seperti diberitakan Dailymail.

Wenger juga menyebut prilaku berbelanja City tak ada bendanya dengan yang dilakukan Chelsea saat baru diakuisisi Roman Abramovich tahun 2003 lalu, membelanjakan uang di luar batas kenormalan. Di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang dihantam krisis, dia malah menyebut hal tersebut bisa membahayakan.

" Itu sama sekali bertentangan dengan keadaan dunia saat ini, dengan kondisi perekonomian yang mengkhawatirkan. Buat saya ini adalah abstrak. Kita hidup di klub sepakbola dan merupakan bagian dari dunia nyata. Itu berarti kita mengeluarkan uang dari hasil pemasukan."

"Sebagai implikasinya, itu akan menimbulkan kekacauan di pasar, sebuah tren inflasi di dunia yang sedang deflasi," pungkas Wenger.

Meski sang pemain sudah menyatakan keinginan bertahan di Rossoneri, namun hingga kini media bagik di Inggris maupun Italia masih ramai memberitakan peluang pemain terbaik dunia 2007 itu berganti seragam. (din/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads